Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Agustus 2026 | 23.48 WIB

Presiden Prabowo-Wapres Gibran Tiba di Tempat Pelaksanaan Muktamar ke-35 NU

Presiden Prabowo Subianto (empat kiri) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (lima kiri) menghadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman) - Image

Presiden Prabowo Subianto (empat kiri) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (lima kiri) menghadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis, untuk menghadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Berdasarkan pantauan siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tiba sekitar pukul 15.30 WIB, mengenakan baju Koko putih, celana hitam serta kopiah hitam. Sedangkan Gibran mengenakan setelan jas berwarna hitam dan kopiah hitam.

Ketibaan Prabowo disambut langsung oleh jajaran pengurus NU, di antaranya Ketua Panitia Muktamar Ke-35 NU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Ketua Umum PBNU H. Yahya Cholil Staquf, Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar dan Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang KH. M. Hasib Wahab Hasbullah. 

Di dalam tenda acara, Prabowo disambut para kiai NU dan sejumlah tokoh, termasuk Istri Presiden ke-4 RI Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin.

Selanjutnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Kehadiran Presiden Prabowo dalam Muktamar ke-35 NU menjadi bentuk penghormatan terhadap peran Nahdlatul Ulama yang selama lebih dari satu abad menjadi salah satu kekuatan penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya mengatakan NU memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan, menjaga persatuan, merawat kehidupan beragama yang damai, serta membangun pendidikan dan kesejahteraan umat.

“NU memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan, menjaga persatuan, merawat kehidupan beragama yang damai, serta membangun pendidikan dan kesejahteraan umat,” kata Teddy.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore