Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Agustus 2026 | 00.30 WIB

Kopdes Merah Putih di Kudus Dibangun di Tengah Perkebunan, Camat: Sangat Representatif

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, menjadi sorotan warga di media sosial karena dibangun di kawasan perkebunan dan terlihat jauh dari permukiman. (Radar Pati) - Image

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, menjadi sorotan warga di media sosial karena dibangun di kawasan perkebunan dan terlihat jauh dari permukiman. (Radar Pati)

JawaPos.com - Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, menjadi sorotan warga di media sosial karena dibangun di kawasan perkebunan dan terlihat jauh dari permukiman.

Foto bangunan Kopdes Merah Putih Ternadi tersebut viral setelah diunggah melalui grup Facebook News ISK. Dalam foto, bangunan koperasi terlihat berdiri di kawasan perbukitan dengan latar belakang perkebunan.

Unggahan tersebut bahkan menyebut KDKMP Ternadi sebagai “Kopdes Merah Putih paling indah di Indonesia”. Ada pula keterangan yang menyebut koperasi terindah di Kudus berada di Desa Ternadi.

Postingan tersebut mendapat 121 komentar, 188 tanda suka, dan telah dibagikan dua kali.

Menanggapi hal itu, Camat Dawe Dian Noor Tamzis memastikan pembangunan Kopdes Merah Putih Ternadi telah sesuai regulasi. Pemerintah desa juga telah menggelar musyawarah desa (musdes) dan lokasi tersebut disepakati bersama sebelum pembangunan.

Dian menjelaskan, pembangunan Kopdes Merah Putih harus menggunakan lahan milik pemerintah desa. Lahan yang disediakan untuk pembangunan memiliki luas sekitar 1.000 meter persegi, sedangkan luas bangunan sekitar 200 meter persegi.

“Dari lahan yang dimiliki pemerintah desa, lahan yang dibangun KDKMP itu sudah sangat representatif. Lahan lainnya tidak memiliki luasan seperti itu,” jelasnya dilansir Radar Pati (Jawa Pos Group).

Terkait lokasi yang terlihat berada di tengah perkebunan, Dian menyebut bangunan tersebut sebenarnya tidak terlalu jauh dari permukiman warga. Jaraknya diperkirakan sekitar 100 meter.

Selain itu, akses menuju bangunan koperasi juga sudah tersedia. Namun, kondisi jalan saat ini masih berupa tanah. Menurut Dian, akses tersebut masih memungkinkan untuk dikembangkan seiring dengan pengembangan Kopdes Merah Putih.

“Ke depan tentu akses jalannya bisa dikembangkan. Pemerintah desa akan melihat kebutuhan pengembangan kawasan tersebut,” ujarnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore