
Juru bicara (jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (Dery Ridwansah/ JawPos.com)
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, 15 objek penggeledahan itu menyasar 10 rumah yang berlokasi di Pemalang, dua rumah di Tegal, dua rumah di Pekalongan, serta satu rumah di Semarang. Penyidik berhasil mengamankan berbagai barang bukti dari lokasi penggeledahan.
"Penyidik melakukan serangkaian kegiatan penggeledahan di 15 lokasi rumah para pihak yang diduga terkait dengan perkara dimaksud," kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Minggu (9/8).
Hasil penggeledahan itu, penyidik melakukan penyitaan atas beberapa dokumen di antaranya terkait proyek yang sedang dan akan dilaksanakan di Dinas PUPR Kabupaten Pemalang, serta barang bukti elektronik berupa handphone dan file elektronik.
Selain itu, tim penyidik juga melakukan penyitaan rekaman CCTV di sebuah hotel yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah.
Baca Juga:KPK Masih Pertimbangkan Panggil Menhut Raja Juli sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Kuansing
"Berbagai barang bukti yang diamankan dan disita dalam kegiatan penggeledahan tersebut akan dianalisis oleh penyidik guna memperkuat alat bukti tambahan yang dibutuhkan dalam penyidikan perkara ini. Baik untuk memperkuat konstruksi perkara maupun mendalami peran dari setiap pihak," jelasnya.
Sebelumnya, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemerasan yang terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT). Mereka adalah pegawai KPK Setya Budi Dias, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Lilik Budi Suprianto, serta Mohamad Haris alias Gus Haris.
Dalam konstruksi perkara yang diungkap KPK, Anom Widiyantoro diduga melakukan pemerasan terhadap seorang pengusaha. Tindakan tersebut diduga dipicu karena Anom lebih dahulu mendapat tekanan dan diperas oleh Setya Budi Dias yang merupakan staf administrasi KPK bersama ayahnya, Lilik Budi Suprianto, yang diketahui sebagai anggota sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Selain Setya Budi Dias, Anom Widiyantoro, dan Lilik Budi Suprianto, KPK juga menetapkan Mohamad Haris alias Gus Haris yang disebut sebagai orang kepercayaan Anom. Keempatnya resmi berstatus tersangka setelah menjalani pemeriksaan intensif usai diamankan dalam OTT yang berlangsung di wilayah Pemalang, Purworejo, dan Jakarta.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!
Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022