
KPK mengamankan empat unit moge berkaitan kasus pemerasan Bupati nonaktif Pemalang, Anom Widiyantoro. (Dok KPK).
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan berbagai aset usai menggeledah sejumlah lokasi yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi Bupati nonaktif Pemalang, Anom Widiyantoro. Penggeledahan itu dilakukan penyidik lembaga antirasuah pada 30 Juli sampai dengan 1 Agustus 2026.
"Bahwa sejak tanggal 30 Juli s.d 1 Agustus 2026, penyidik melakukan serangkaian kegiatan penggeledahan di sejumlah lokasi untuk melengkapi alat bukti tambahan yang dibutuhkan dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pemerasan di Kabupaten Pemalang," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (3/8).
Budi menjelaskan, penggeledahan itu menyasar apartemen yang berlokasi di Jakarta, Kantor Dinas PU Kabupaten Pemalang, Komplek Kantor Bupati Pemalang, dua rumah pribadi di Kabupaten Pemalang.
Selain itu, rumah milik tersangka mantan staf administrasi KPK Iptu Setya Budi Dias Oktavianto (DIS) di Kabupaten Kendal, dan rumah ayah dari staf admin KPK Lilik Budi Suprianto (LBS).
"Lokasi yang dilakukan penggeledahan yaitu rumah para tersangka, kantor atau dinas yang terkait dengan pekerjaan tersangka dan terkait dengan perkara dimaksud, yang berlokasi di wilayah Jakarta, Pemalang, Kendal dan Purworejo," tegasnya.
Dari penggeledahan tersebut penyidik, lanjut Budi, penyidik KPK mengamankan berbagai aset di antaranya berupa empat unit sepeda motor gede (moge), satu unit mobil, uang dalam mata uang rupiah dan mata uang asing, buku tabungan, bukti kepemilikan kendaraan serta bukti kepemilikan tanah dan bangunan, dokumen yang diduga terkait, brang bukti elektronik berupa handphone dan flashdisk, serta emas dan logam mulia.
Lebih lanjut, Budi menyatakan bahwa berbagai barang bukti yang diamankan tersebut akan disita dan dianalisa melalui proses pemeriksaan saksi-saksi.
"Penyidik selanjutnya akan menelaah semua barang yang disita untuk mendukung penanganan perkara dimaksud," tegasnya.
Sebelumnya, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemerasan yang terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT). Mereka adalah pegawai KPK Setya Budi Dias, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Lilik Budi Suprianto, serta Mohamad Haris alias Gus Haris.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022