
Panorama menjelang matahari terbit di Kawasan Taman Nasional Gunung Gede – Pangrango, Puncak, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menutup sementara seluruh jalur pendakian di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) setelah kebakaran melanda area Alun-Alun Barat Surya Kencana pada Kamis (6/8).
Penutupan dilakukan meski kebakaran telah berhasil dipadamkan oleh petugas di lapangan. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan untuk memastikan keamanan kawasan sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api pascakebakaran.
Kepala Balai Besar TNGGP, Sadtata Noor Adirahmanta, mengatakan kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut berdampak pada area sekitar 1 hektare. Vegetasi yang terbakar didominasi hamparan rumput kering, dengan sebagian kecil vegetasi berkayu di sekitar sabana edelweiss yang mengarah ke kawasan hutan.
Laporan mengenai kebakaran diterima petugas Resor PTN Wilayah Gunung Putri sekitar pukul 15.15 WIB. Informasi tersebut disampaikan oleh masyarakat pengelola basecamp yang mengetahui adanya api di kawasan.
Setelah menerima laporan, petugas Kemenhut bersama Masyarakat Mitra Polhut (MMP) dan relawan segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Upaya tersebut berhasil menghentikan api sebelum menjalar lebih luas ke area hutan.
"Berkat kesigapan petugas, MMP, dan relawan di lapangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Namun, guna memastikan kondisi benar-benar aman dan mengantisipasi munculnya potensi titik api susulan, tim kami tetap bersiaga melakukan pemantauan dan penyisiran (groundcheck) secara bergiliran selama tiga hari ke depan," ujar Sadtata dalam keterangannya, Sabtu (8/8).
Untuk memastikan proses pemantauan berjalan optimal, personel tetap disiagakan di kawasan terdampak. Penyisiran dilakukan secara bergiliran selama tiga hari guna memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.
Selain penanganan pascakebakaran, Kemenhut juga memberlakukan penghentian sementara seluruh aktivitas pendakian di TNGGP. Kebijakan tersebut ditetapkan melalui Surat Edaran Nomor SE.18 Tahun 2026 yang ditandatangani Kepala Balai Besar TNGGP.
Penutupan berlaku mulai 7 Agustus hingga 11 Agustus 2026 dan mencakup seluruh pintu masuk jalur pendakian TNGGP.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
