Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Juli 2026 | 04.09 WIB

Putusan MK soal MBG Tak Boleh dari Anggaran Pendidikan Disambut Positif, Ustadz Dasad Latif: Alhamdulillah Pertolongan Datang 

Sejumlah siswa menyantap makanan MBG saat kunjungan ke Sekolah Khusus Negeri 01 Balaraja dalam pelaksanaan Program MBG CSR Swasta Grab–OVO, Kamis (16/07/2026). (Hanung Hambara/ Jawa Pos) - Image

Sejumlah siswa menyantap makanan MBG saat kunjungan ke Sekolah Khusus Negeri 01 Balaraja dalam pelaksanaan Program MBG CSR Swasta Grab–OVO, Kamis (16/07/2026). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan anggaran pendidikan dalam APBN tidak boleh digunakan untuk membiayai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat respons positif dari berbagai pihak, salah satunya dai kondang Ustadz Dasad Latif.

Respons tersebut disampaikan melalui akun Instagram terverifikasinya, @dasadlatif1212, dan langsung menjadi perhatian publik di media sosial.

Dalam unggahannya, Dasad Latif membagikan berita nasional berjudul “Putusan MK: MBG Tak Boleh Lagi Pakai Anggaran Pendidikan dalam APBN” yang dipublikasikan pada Kamis (30/7).

Pada unggahan awal, Dasad Latif menuliskan, “ALHAMDULILLAH pertolongan datang melalui PDIP. Syukurnya masih ada partai yang peduli dunia pendidikan," tulis Dasad Latif.

Namun, tidak lama kemudian, keterangan unggahan tersebut diduga mengalami perubahan. Kalimat yang semula menyebut “pertolongan datang melalui PDIP” tidak lagi terlihat, sehingga menjadi, “ALHAMDULILLAH syukurnya masih ada partai yang peduli dunia pendidikan.”

Unggahan tersebut mendapat respons besar dari warganet. Berdasarkan pantauan hingga Kamis (30/7) pukul 20.25 WIB, postingan itu telah memperoleh sekitar 13,1 ribu tanda suka, 809 komentar, 862 kali dibagikan ulang (repost), serta 359 kali dibagikan melalui fitur share.

Di kolom komentar, akun Instagram @abemustofa4 menuding Dasad Latif memiliki afiliasi dengan PDI Perjuangan. Akun tersebut menulis, “Ternyata ustad satu ini orang PDI toh, baru kali saya lihat postingannya gak ngasih kisi-kisi seperti postingan sebelumnya. Apakah dengan anggaran pendidikan gak diambil MBG bisa pasti bebas korupsi. Kita tunggu dan lihat aja ke depan," tulisnya.

Menanggapi tudingan itu, Dasad Latif menegaskan dirinya bukan bagian dari PDIP maupun partai politik tertentu. Ia menyatakan siap menerima gagasan dari siapa pun selama bertujuan membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

“Jika hati sudah dipenuhi sakwa sangka dan kebencian, memang sulit menerima postingan baik. Saya bukan org PDIP, tp sya menerima ide dan pikiran dari partai manapun jika utk kemaslahatan umat,” tulis Dasad Latif.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore