
Sejumlah siswa menyantap makanan MBG saat kunjungan ke Sekolah Khusus Negeri 01 Balaraja dalam pelaksanaan Program MBG CSR Swasta Grab–OVO, Kamis (16/07/2026). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan anggaran pendidikan dalam APBN tidak boleh digunakan untuk membiayai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat respons positif dari berbagai pihak, salah satunya dai kondang Ustadz Dasad Latif.
Respons tersebut disampaikan melalui akun Instagram terverifikasinya, @dasadlatif1212, dan langsung menjadi perhatian publik di media sosial.
Dalam unggahannya, Dasad Latif membagikan berita nasional berjudul “Putusan MK: MBG Tak Boleh Lagi Pakai Anggaran Pendidikan dalam APBN” yang dipublikasikan pada Kamis (30/7).
Pada unggahan awal, Dasad Latif menuliskan, “ALHAMDULILLAH pertolongan datang melalui PDIP. Syukurnya masih ada partai yang peduli dunia pendidikan," tulis Dasad Latif.
Namun, tidak lama kemudian, keterangan unggahan tersebut diduga mengalami perubahan. Kalimat yang semula menyebut “pertolongan datang melalui PDIP” tidak lagi terlihat, sehingga menjadi, “ALHAMDULILLAH syukurnya masih ada partai yang peduli dunia pendidikan.”
Unggahan tersebut mendapat respons besar dari warganet. Berdasarkan pantauan hingga Kamis (30/7) pukul 20.25 WIB, postingan itu telah memperoleh sekitar 13,1 ribu tanda suka, 809 komentar, 862 kali dibagikan ulang (repost), serta 359 kali dibagikan melalui fitur share.
Di kolom komentar, akun Instagram @abemustofa4 menuding Dasad Latif memiliki afiliasi dengan PDI Perjuangan. Akun tersebut menulis, “Ternyata ustad satu ini orang PDI toh, baru kali saya lihat postingannya gak ngasih kisi-kisi seperti postingan sebelumnya. Apakah dengan anggaran pendidikan gak diambil MBG bisa pasti bebas korupsi. Kita tunggu dan lihat aja ke depan," tulisnya.
Menanggapi tudingan itu, Dasad Latif menegaskan dirinya bukan bagian dari PDIP maupun partai politik tertentu. Ia menyatakan siap menerima gagasan dari siapa pun selama bertujuan membawa kemaslahatan bagi masyarakat.
“Jika hati sudah dipenuhi sakwa sangka dan kebencian, memang sulit menerima postingan baik. Saya bukan org PDIP, tp sya menerima ide dan pikiran dari partai manapun jika utk kemaslahatan umat,” tulis Dasad Latif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022