
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari. (istimewa)
JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan indikasi persoalan data penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat melakukan penyisiran ulang. Salah satu temuan awal adalah adanya sekolah yang dilayani oleh dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berbeda.
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan temuan tersebut muncul setelah data penerima MBG mulai dicocokkan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Menurut dia, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah melakukan penajaman ulang sasaran penerima manfaat.
"Kami temukan ada satu sekolah ternyata dilayanin oleh dua SPPG. Satu kelas 1 - kelas 3 dilayanin SPPG A, kelas 4 - kelas 6 dilayanin SPPG B," ujar Agustina saat konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa (21/7).
Meski begitu, Agustina enggan menyebut sekolah mana saja yang ditemukan kasus ganda tersebut. Hanya saja, lanjut dia, kondisi itu memunculkan kejanggalan yang kini sedang ditelusuri lebih lanjut oleh BGN bersama tim baru yang dibentuk untuk memperbaiki tata kelola program.
"Begitu disandingin sama Dapodik, kok kita merasa ada yang aneh, ya? Itu masih kami cari tuh, masih kami telusuri," ujarnya.
Agustina menilai temuan semacam itu berpotensi menyebabkan pemborosan anggaran karena jumlah penerima manfaat yang dilayani tidak sesuai dengan data riil yang tersedia.
"Makanya ada yang kemarin mungkin terbuang uang, karena sebenarnya harusnya enggak segitu. Karena Dapodiknya sebenarnya memang enggak segitu jumlahnya,” ungkapnya.
Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN Zainuri menambahkan, selama ini sistem data antara BGN dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) belum terintegrasi secara optimal. Karena itu, pihaknya akan membangun sistem yang memungkinkan pemantauan penerima MBG secara real time.
"Sehingga secara real-time berapa misalkan jumlah anak yang mendapatkan MBG ini bisa tampak," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
