Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Juli 2026 | 03.30 WIB

Pengacara Hotman Paris Minta Maaf ke Presiden, Kapolri, Jaksa Agung, Hingga Kapolda Metro Jaya

Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf usai diduga hina wartawan, Senin (20/7). (Instagram Hotman Paris) - Image

Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf usai diduga hina wartawan, Senin (20/7). (Instagram Hotman Paris)

JawaPos.com - Usai menyampaikan permohonan maaf kepada para jurnalis yang bertugas di Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Jumat malam (17/7), pengacara Hotman Paris kembali meminta maaf melalui akun media sosial resminya @hotmanparisofficial. Kali ini, permohonan maaf ditujukan kepada beberapa pejabat.

Secara terbuka, Hotman Paris yang kini mendampingi mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah itu menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, hingga Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri.

”Hotman menyatakan permohonan maaf kalau ada ucapan atau tindakan saya yang kurang berkenan pada waktu konferensi pers, pada waktu setelah selesai pemeriksaan tersangka mantan jampidsus di Kejaksaan Agung pada tanggal 17 Juli 2026,” ungkap dia dalam video permohonan maaf pada Senin (20/7).

Pengacara kondang yang terkenal dengan penampilan nyentrik itu mengakui memohon maaf atas ucapannya dalam konferensi pers tersebut. Dia mengakui bahwa keterangan yang dia sampaikan sambil membawa nama Presiden Prabowo tidak dimaksudkan untuk kepentingan apa pun, apalagi untuk urusan politik. Hal itu dia sampaikan semata-mata untuk membela kliennya.

”Apa pun yang saya ucapkan murni hanya dari aspek kepengacaraan, tidak ada motivasi atau keterlibatan politik apapun. Murni hanya speech sebagai pengacara yang tugasnya adalah berusaha melindungi kliennya secara hukum,” kata dia.

Karena itu, Hotman kembali menekankan permohonan maafnya kepada para pihak terkait. Khususnya Presiden Prabowo, kapolri, jaksa agung, dan kapolda metro jaya. Sebelumnya, dia juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada para jurnalis lantaran telah melontarkan kalimat yang dinilai merendahkan martabat dan profesi pewarta.

”Pernyataan maaf saya, Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya, dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan jampidsus yang mengatakan, Lu punya otak nggak sih?,” ujarnya.

Menurut Hotman ucapannya yang beredar di media sosial hanya diambil potongan dan tidak utuh.

”Namun perlu saya jelaskan yang dikutip oleh media hanya bagian akhirnya, tidak dikutip secara utuh kenapa saya mengucapkan begitu. Fakta kejadiannya adalah, wartawan pertama bertanya kepada saya, Apakah instansi terkait punya hidden agenda atau acara tersembunyi?,” jelasnya.

”Saya jawab, saya tidak tahu, saya tidak punya kapasitas untuk menjawab itu. Belum selesai saya jawab, tiba-tiba wartawan kedua bertanya, Apakah instansi tersebut melakukan kekeliruan? Akhirnya saya emosi karena saya sudah bolak-balik (mengatakan) saya tidak tahu. Akhirnya saya jawab, Kamu punya otak nggak sih?," lanjut dia.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore