
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah. (Dok. Komdigi)
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah menjelaskan, modus tersebut membuat kartu SIM yang digunakan pelanggan tidak langsung terdaftar atas identitas pemilik sebenarnya. Setelah kartu dipakai, penjual kemudian menghapus registrasi awal sehingga pelanggan berpotensi mengalami kerugian.
“Masih ada yang mau coba-coba gitu ya. Kartu diaktivasi dengan wajahnya, dibawa oleh customer, setelah customer pakai, kemudian di-unregister, jadi customer-nya merugi,” jelas Direktur Jenderal Ekosistem Digital Edwin Hidayat Abdullah dalam pengecekan implementasi registrasi pelanggan menggunakan data biometrik face recognition di pusat perbelanjaan kawasan Yogyakarta, dikutip Senin (20/7).
Menurut Edwin, cara tersebut tidak dapat dibenarkan karena nomor telepon akhirnya tidak tercatat menggunakan identitas pemilik yang sesungguhnya. Ia menekankan bahwa setiap pengguna harus memastikan nomor yang digunakan benar-benar terdaftar atas nama dirinya sendiri.
“Ini praktik-praktik di lapangan yang harus diperhatikan, kita sekarang eranya kejujuran, apa yang kita pakai itu harus atas nama kita,” tegas Dirjen Edwin.
Lebih lanjut, Edwin mengatakan keberhasilan penerapan registrasi pelanggan berbasis biometrik bergantung pada komitmen seluruh pihak untuk menjalankan aturan secara benar dan terbuka.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, mayoritas pelaku usaha disebut telah mengikuti ketentuan registrasi biometrik yang berlaku. Meski demikian, Komdigi masih menemukan sebagian kecil pihak yang belum mematuhi prosedur tersebut.
Edwin berharap para penjual yang masih melakukan pelanggaran segera menghentikan praktik itu dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan agar implementasi registrasi biometrik dapat berjalan optimal.
“Sudah lebih banyak yang comply daripada yang tidak, tapi yang tidak ini semoga semakin lama semakin menghilang dan kita bisa berjalan dengan lebih baik lagi,” pungkas Dirjen Edwin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Diunggulkan
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022