
Plt. Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah (kanan) saat menyampaikan pernyataan dalam taklimat media di Jakarta, Kamis (19/2). (ANTARA/Nabil Ihsan)
JawaPos.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberikan tanggapan terkait viralnya kasus seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial FY yang diduga meninggalkan rombongan saat melakukan perjalanan wisata di Korea Selatan (Korsel). Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan penyalahgunaan fasilitas kemudahan masuk ke Negeri Ginseng dan pelanggaran terhadap aturan keimigrasian setempat.
Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan pemerintah telah mencermati informasi yang beredar mengenai dugaan tindakan oknum WNI tersebut. Menurutnya, perilaku individu yang memanfaatkan fasilitas perjalanan secara tidak semestinya dapat berdampak pada kepercayaan negara mitra terhadap Indonesia.
"Tindakan segelintir oknum yang menyalahgunakan fasilitas tersebut sangat disayangkan dan tidak mencerminkan mayoritas WNI yang melakukan perjalanan secara sah dan bertanggung jawab," kata Heni dalam keterangannya, Minggu (19/7).
Heni menegaskan, sebagian besar WNI yang bepergian ke luar negeri tetap mematuhi aturan dan menjalankan perjalanan secara bertanggung jawab. Karena itu, tindakan segelintir orang tidak seharusnya menjadi gambaran keseluruhan masyarakat Indonesia.
Ia juga mengingatkan, kepatuhan terhadap ketentuan keimigrasian menjadi aspek penting dalam menjaga hubungan baik dengan negara tujuan. Menurutnya, hal tersebut turut menentukan keberlanjutan berbagai kemudahan mobilitas yang tengah diupayakan pemerintah.
"Namun demikian, kepatuhan setiap WNI tetap menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan otoritas negara mitra serta mendukung upaya pemerintah untuk terus memperluas kemudahan mobilitas bagi masyarakat Indonesia," ucapnya.
Lebih lanjut, Heni menekankan bahwa Pemerintah Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul terus mendorong peningkatan kemudahan mobilitas masyarakat antara Indonesia dan Korea Selatan. Langkah tersebut dilakukan melalui berbagai upaya penyederhanaan akses perjalanan sebagai bagian dari penguatan hubungan antarmasyarakat kedua negara.
Selain itu, Kemlu dan KBRI Seoul akan terus berkoordinasi dengan otoritas Korea Selatan untuk memastikan penanganan persoalan tersebut berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Pemerintah juga mengimbau seluruh WNI yang berada atau bepergian ke luar negeri agar selalu mematuhi peraturan di negara tujuan.
"Sehingga hubungan baik dan kerja sama kedua negara, termasuk di bidang mobilitas masyarakat dan pariwisata, dapat terus berkembang secara positif," jelasnya.
Sebagaimana diketahui, kasus dugaan kaburnya seorang warga negara Indonesia (WNI) saat mengikuti perjalanan wisata di Korea Selatan menjadi perhatian publik. Hal itu setelah diunggah oleh akun @sarjanabackpacker di platform Threads.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
