
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat membuka Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan II di Balai Purnomo Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Selasa (14/7).
JawaPos.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan pentingnya memperkuat integritas dan kapasitas kepala desa di tengah semakin besarnya kewenangan dan anggaran yang dikelola pemerintah desa.
Menurutnya, masih banyak kepala desa yang harus berhadapan dengan proses hukum akibat lemahnya tata kelola pemerintahan sejak desa menerima alokasi dana desa dari pemerintah pusat.
Pernyataan tersebut disampaikan Tito saat membuka Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan II di Balai Purnomo Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Selasa (14/7).
Ia mengungkapkan bahwa Kementerian Dalam Negeri hampir setiap pekan menerima permintaan dari aparat penegak hukum untuk menghadirkan saksi ahli dalam perkara yang melibatkan kepala desa.
"Hampir tiap minggu saya menerima surat permintaan dari penegak hukum untuk menjadi saksi ahli karena adanya kepala desa yang diproses hukum, baik oleh kepolisian maupun kejaksaan," kata Tito.
Menurut Tito, meningkatnya perkara yang melibatkan kepala desa tidak terlepas dari besarnya dana negara yang kini dikelola di tingkat desa.
Ia mengingatkan bahwa kesalahan dalam pengelolaan keuangan negara yang menimbulkan kerugian dapat berujung pada tindak pidana korupsi.
"Dulu desa tidak menerima anggaran negara seperti sekarang. Sekarang menerima dana negara, maka kalau salah mengelola dan merugikan keuangan negara tentu ada konsekuensi pidananya," ungkapnya.
Ia menilai tantangan yang dihadapi kepala desa bukan hanya menyangkut integritas, tetapi juga kemampuan menjalankan administrasi pemerintahan.
Mayoritas kepala desa, kata Tito, berlatar belakang pendidikan SMA sehingga belum tentu memiliki pengalaman dalam birokrasi maupun pengelolaan anggaran negara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022