Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Juli 2026 | 23.56 WIB

Menaker Bawa Isu Jaminan Sosial dan Peningkatan Keterampilan ke Forum BRICS

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli akan mengangkat isu perlindungan pekerja gig dan perluasan jaminan sosial dalam Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) atau Pertemuan Menteri Ketenagakerjaan BRICS di India pada 15-16 Juli 2026/(Istimewa). - Image

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli akan mengangkat isu perlindungan pekerja gig dan perluasan jaminan sosial dalam Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) atau Pertemuan Menteri Ketenagakerjaan BRICS di India pada 15-16 Juli 2026/(Istimewa).

JawaPos.com – Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatnya jumlah pekerja platform, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli akan mengangkat isu perlindungan pekerja gig dan perluasan jaminan sosial dalam Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) atau Pertemuan Menteri Ketenagakerjaan BRICS di India pada 15-16 Juli 2026. Forum ini menjadi ajang bagi negara-negara anggota untuk mencari respons bersama terhadap perubahan lanskap ketenagakerjaan global.

Agenda pembahasan dalam LEMM tahun ini akan berfokus pada empat isu strategis, meliputi Penguatan Jaminan Sosial dan Formalisasi Pasar Kerja; Peningkatan Partisipasi Perempuan dan Inklusi dalam Angkatan Kerja; Kerja Sama Peningkatan Daya Saing, Pemetaan Keterampilan, dan Pengembangan Keterampilan Kerja; serta Pemanfaatan Teknologi Digital bagi Seluruh Pekerja, termasuk Pekerja Gig dan Platform.

Menaker Yassierli mengatakan, keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas kemitraan internasional sekaligus meningkatkan kolaborasi dalam menghadapi dinamika ketenagakerjaan global.

"Forum BRICS menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang ketenagakerjaan. Melalui forum ini, Indonesia dapat bertukar pengalaman, memperluas kolaborasi, serta memperkuat sinergi dalam merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap perubahan dunia kerja," ujar Menaker melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Selasa (14/7/2026).

Menurut Menaker, tantangan ketenagakerjaan saat ini semakin kompleks, mulai dari transformasi pasar kerja, perubahan kebutuhan kompetensi, hingga pentingnya memperluas perlindungan bagi pekerja. Karena itu, kerja sama antarnegara menjadi faktor penting dalam menghadirkan solusi yang saling menguatkan.

"Indonesia siap berkontribusi secara aktif dalam setiap pembahasan serta berbagi praktik baik yang telah dilakukan untuk mendukung terwujudnya dunia kerja yang lebih inklusif, produktif, tangguh, dan berkelanjutan," kata Menaker.

LEMM BRICS menjadi momentum bagi negara-negara anggota untuk memperkuat kesamaan pandangan dalam menyikapi berbagai perkembangan ketenagakerjaan, sekaligus memperdalam pemahaman atas beragam pendekatan yang diterapkan dalam menghadapi perubahan dunia kerja.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore