
Imigrasi Surabaya dan Polresta Sidoarjo menangkap 15 WNA asal China dan Vietnam yang diduga terlibat penyalahgunaan data pribadi. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya bersama Polresta Sidoarjo menangkap 15 warga negara asing (WNA) asal China dan Vietnam karena diduga melakukan pelanggaran keimigrasian.
Hasil penyelidikan sementara, belasan WNA tersebut juga diduga terlibat tindak pidana penyalahgunaan data pribadi untuk pembukaan dan penguasaan rekening tanpa sepengetahuan pemiliknya.
"Awalnya kami menemukan adanya pelanggaran keimigrasian, setelah kami cek ternyata ada pidana lain, sehingga kami join investigasi bersama Polresta Sidoarjo," ujar Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto, Selasa (14/7).
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat pada 30 Juni 2026. Laporan tersebut menyebut adanya aktivitas mencurigakan yang dilakukan sejumlah WNA di sebuah rumah di Kabupaten Sidoarjo.
Menindaklanjuti aduan itu, petugas Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) melakukan pengawasan serta investigasi di lokasi. Hasil penyidikan mengarah kepada seorang WN China berinisial LGC.
Saat diperiksa, LGC tidak dapat menunjukkan dokumen keimigrasiannya. Petugas kemudian melakukan pendalaman dan menemukan sembilan paspor milik WN Vietnam yang berada dalam penguasaan LGC.
Kepada petugas, LGC mengaku paspor itu milik rekan-rekannya yang tinggal di sebuah vila di Kota Batu. Di lokasi tersebut, petugas mendapati 9 WN Vietnam, dengan LGC diduga sebagai pimpinan mereka.
"Hingga saat ini, tim gabungan telah mengamankan 15 Warga Negara Asing, yang terdiri atas 5 Warga Negara Republik Rakyat Tiongkok (China) dan 10 Warga Negara Vietnam," imbuhnya.
Seluruh WNA tersebut menjalani pendetensian di Kantor Imigrasi Surabaya untuk kepentingan pemeriksaan keimigrasian. Sementara proses penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana lainnya tengah didalami Polresta Sidoarjo.
"Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya akan terus meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum dalam mencegah serta menindak pelanggaran hukum yang melibatkan Warga Negara Asing," tegas Agus.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022