Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Juli 2026 | 05.51 WIB

Dukung Pembenahan BGN, Program Prabowo Diharapkan Bebas dari Kebocoran Anggaran

Nanik S. Deyang resmi menjadi kepala BGN setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin sore (8/6). Dia berjanji bakal efisien menggunakan anggaran MBG. (BPMI Setpres) - Image

Nanik S. Deyang resmi menjadi kepala BGN setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin sore (8/6). Dia berjanji bakal efisien menggunakan anggaran MBG. (BPMI Setpres)

JawaPos.com – Penguatan kelembagaan program strategis Presiden Prabowo Subianto, khususnya Badan Gizi Nasional (BGN) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), menjadi langkah penting untuk menutup celah kebocoran anggaran sekaligus memperkuat tata kelola program pemerintah.

Pandangan tersebut disampaikan Ketua Komite Almamater Rakyat Teritorial, Bungas T. Fernando Duling, dalam kegiatan refleksi organisasi yang digelar di Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Menurutnya, upaya pembenahan yang dilakukan terhadap internal BGN menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga keberhasilan program strategis nasional.

"Langkah bersih-bersih ini menunjukkan komitmen tertinggi kepala negara dalam memberantas korupsi demi mengamankan program strategis nasional," kata Nando, Minggu (12/7).

Ia menilai, BGN dan KDMP merupakan implementasi nyata dari amanat Pasal 33 UUD 1945 yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus menghentikan kebocoran ekonomi nasional.

Setelah proses pembenahan di tubuh BGN, Nando berharap kepemimpinan baru mampu membangun sistem yang lebih transparan dan akuntabel. Menurutnya, terdapat tiga indikator utama yang perlu menjadi perhatian.

Pertama, penyajian Statistik Pertumbuhan Gizi yang akurat untuk mengukur dampak langsung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap kualitas gizi masyarakat. 

Kedua, penyediaan data serapan ekonomi lokal secara real-time yang memperlihatkan keterlibatan UMKM, koperasi, petani, dan peternak sebagai bagian dari rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

Ketiga, optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal melalui pelibatan masyarakat sebagai relawan dapur sehingga dapat meningkatkan daya beli di daerah.

"Jika ketiga hal ini terealisasi, akselerasi program Koperasi Desa Merah Putih akan berjalan beriringan melalui integrasi data rantai pasok yang solid," tegasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore