
Ilustrasi pemadaman lampu di Jakarta menyambut Hati Bumi. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kortas Tipidkor Polri telah menyatakan bahwa blackout di beberapa daerah Indonesia disebabkan oleh kasus dugaan korupsi pengadaan batubara untuk beberapa PLTU.
Namun, Direktur Eksekutif Indonesia Mining and Energy Watch Ferdy Hasiman yakin, kasus tersebut bukan penyebab tunggal terjadinya pemadaman massal. Menurut dia, ada penyebab lain yang harus ditelusuri.
Menurut Ferdy, masyarakat tidak boleh terburu-buru menyimpulkan dugaan korupsi pengadaan batubara sebagai penyebab utama blackout. Mengingat proses hukum oleh pihak kepolisian masih berjalan.
Seluruh dugaan dalam kasus yang digarap oleh Polri harus dibuktikan melalui mekanisme penyidikan dan persidangan di pengadilan.
”Ikuti dulu proses hukumnya. Dugaan itu harus dibuktikan,” ucap dia kepada awak media dikutip pada Sabtu (11/7).
Dugaan korupsi yang ditaksir menyebabkan kerugian perekonomian negara mencapai Rp 5 triliun, diyakini oleh Ferdy sebagai salah satu dari banyak variabel penyebab terjadinya blackout.
Karena itu, dia mendorong pendalaman dan penelusuran atas variabel lain. Sehingga nantinya ditemukan penyebab yang komprehensif.
”Kasus blackout itu bukan hanya karena dugaan korupsi. Variabelnya banyak, masih banyak faktor lain,” imbuhnya.
Sebagai contoh, dia menyatakan bahwa ada persoalan tata kelola pasokan batubara ke PLN yang selama ini dinilai masih menyisakan berbagai persoalan.
Diantaranya masih adanya produsen yang lebih memilih menjual batubara ke pasar ekspor ketika harga sedang tinggi ketimbang dipakai untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
