
Tim SAR Gabungan menemukan ABK yang nekat terjun ke Sungai Kapuas dalam keadaan meninggal dunia. (Basarnas)
JawaPos.com - Seroang anak buah kapal (ABK) KM Naga Mas II nekat terjun ke Sungai Kapuas di Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Sabtu pagi (27/6). Setelah menerima laporan dan melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan pada pukul 10.47 WIB. Seorang bernama Achen menyampaikan bahwa korban bernama Madi masih berusia 27 tahun. Dia berasal dari Desa Dara Itam I, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak,
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra mengungkapkan bahwa pihaknya pertama kali menerima laporan kejadian pada pukul 10.47 WIB dari pelapor bernama Achen terkait insiden seorang ABK yang terjun ke Sungai Kapuas dari KM Naga Mas II.
Korban diketahui bernama Madi, 27, seorang laki-laki yang beralamat di Dusun Dara Itam IV RT 006/RW 003, Desa Dara Itam I, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak. Berdasar keterangan para saksi, dia terjun pada pukul 06.30 WIB. Sempat dicari oleh rekan korban, namun hasilnya nihil. Sehingga mereka lapor petugas.
”Setelah menerima laporan, pada pukul 11.04 WIB kami langsung memberangkatkan 1 tim rescue menggunakan kendaraan D-Max yang dilengkapi rubber boat, peralatan selam, peralatan evakuasi, medis, dan komunikasi untuk melakukan operasi pencarian,” terang I Made Junetra.
Selang setengah jam, mereka tiba di lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi serta melakukan briefing sebelum melaksanakan proses pencarian dengan metode penyelaman. Dia menyebut, penyelaman pertama berlangsung pada pukul 12.32 WIB, namun tidak membuahkan hasil.
Tim kemudian melanjutkan penyelaman kedua pada pukul 12.53 WIB. Persis pukul 13.07 WIB, korban berhasil ditemukan oleh tim penyelam dalam keadaan meninggal dunia pada titik koordinat 0°0'32.94''S - 109°19'27.30''T atau sekitar 60 meter ke arah timur laut dari lokasi kejadian.
Setelah ditemukan, tim langsung mengevakuasi korban ke Bid Dokkes Polda Kalbar menggunakan ambulans. Pada pukul 13.55 WIB, tim melaksanakan debriefing di lapangan dan seluruh unsur SAR yang terlibat dalam pencarian tersebut diperintahkan kembali ke satuan masing-masing.
”Selanjutnya pada pukul 14.30 WIB, Search Mission Coordinator mengusulkan penutupan Operasi SAR karena korban telah berhasil ditemukan,” pungkasnya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
