Kemhan menyampaikan penjelasan terkait sejumlah peserta Latsarmil yang meninggal dunia sepekan belakangan. Total sudah 5 peserta kehilangan nyawa. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memberikan santunan kepada keluarga peserta latihan dasar militer (latsarmil) yang meninggal dunia saat menjalani pendidikan dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Masing-masing mendapat Rp 50 juta.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia menyampaikan bahwa santunan itu merupakan salah satu bagian dari pertanggungjawaban negara terhadap para peserta.
"Kami sebagai penyelenggara khususnya sebagai representasi negara, kami memberikan santunan setiap orang itu Rp 50 juta," kata dia saat ditanyai oleh awak media dalam konferensi pers di Kantor Kemhan pada Sabtu (27/6).
Selain uang santunan, Mayjen Ketut menyampaikan bahwa pertanggungjawaban negara seluruh urusan terkait dengan peserta yang meninggal dunia ditangani oleh negara. Mulai pemulangan jenazah sampai proses pemakaman. Pendampingan juga diberikan kepada keluarga para peserta.
"Dengan adanya 5 korban (meninggal dunia) ini sekali lagi saya turut berduka cita, kami juga membantu proses mulai dari pemakaman, termasuk juga ada santunan yang diberikan kepada keluarga yang bersangkutan," imbuhnya.
Tidak hanya itu, Ketut mengungkapkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan keluarga yang ditinggalkan oleh peserta. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro (Karo) Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menegaskan komitmen instansinya.
"Kami selaku Kementerian Pertahanan senantiasa berharap semua kegiatan dapat berjalan dengan baik dan kami memiliki komitmen untuk melaksanakan evaluasi-evaluasi terhadap setiap kejadian ataupun hal-hal insiden yang telah sebelumnya terjadi," terang dia.
Jenderal bintang satu TNI AD itu berharap seluruh masyarakat Indonesia terus mendukung atas upaya Kemhan menuntaskan program tersebut dengan sebaik-baiknya. Sebab, SPPI merupakan program yang dilaksanakan untuk memastikan program pemerintah berjalan dengan baik.
"Program SPPI merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan untuk mendukung pembangunan nasional melalui Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih," bebernya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022