Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Juni 2026 | 02.10 WIB

Satu Lagi Peserta Latsarmil dari Koperasi Nelayan Merah Putih Meninggal Dunia, Kemhan Ungkap Penyebabnya

Ilustrasi Peserta Latsarmil Manajer Koperasi Merah Putih. (Kaltim Post) - Image

Ilustrasi Peserta Latsarmil Manajer Koperasi Merah Putih. (Kaltim Post)

JawaPos.com - Kabar duka kembali datang dari latihan dasar militer (latsarmil) dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP). Seorang peserta atas nama Novia Rahmadhani Sihotang meninggal dunia dalam pendidikan di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyatakan bahwa pihaknya sudah mendapat informasi terkait dengan kabar tersebut pada Rabu (24/6).

"Benar, Kementerian Pertahanan telah menerima laporan mengenai meninggalnya salah satu peserta Program SPPI KNMP Tahun 2026 atas nama Novia Rahmadhani Sihotang yang mengikuti pendidikan di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta," kata Rico saat dikonfirmasi.

Menurut Rico, pada Senin (22/6) Novia mengalami gangguan kesehatan dan segera mendapatkan penanganan oleh tim kesehatan satuan. Dia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Esnawan Antariksa untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Namun, nyawanya tetap tidak tertolong.

"Meski pun telah memperoleh perawatan intensif, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia pada 23 Juni 2026. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi kesehatan yang dialami berkaitan dengan penyakit tuberkulosis," terang dia.

Rico memastikan, sebelum mengikuti program, peserta telah melalui tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku. Termasuk diantaranya pemeriksaan kesehatan. Para peserta yang mengikuti latsarmil dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan.

"Sejak munculnya keluhan kesehatan, tim medis satuan dan rumah sakit telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur yang berlaku," ujarnya.

Atas kabar duka tersebut, Kemhan menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhumah. Saat ini, lanjut Rico, Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dan penyelenggara pendidikan terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan kesehatan peserta.

"Guna memastikan keselamatan dan kesehatan peserta tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program," imbuhnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore