
Wasekjen PBNU Gus Mashup Faqih bersama Prof. Dr. M. Nuh dalam acara Munas dan Konbes NU di Ponpes Al Falah Ploso, Kediri, Jatim pada Minggu (21/6). (PBNU)
JawaPos.com - Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur (Jatim) menjadi agenda besar sebelum pelaksanaan Muktamar yang direncanakan berlangsung Agustus mendatang.
Agenda tersebut diharapkan menghasilkan keputusan-keputusan yang baik untuk bangsa dan umat.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU KH. Ma’shum Faqih menyampaikan hal itu. Dia menginginkan semangat kebersamaan yang terasa sejak pembukaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU terus berlanjut sampai agenda tersebut ditutup besok (22/6).
Dia juga berharap agar acara yang sudah berjalan sejak kemarin (20/6) membawa kebaikan untuk semua.
”Semoga Munas dan Konbes ini melahirkan keputusan-keputusan yang arif, mempererat ukhuwah, serta semakin memperkokoh khidmah Nahdlatul Ulama bagi umat, bangsa, dan peradaban,” kata dia kepada awak media pada Minggu (21/6).
Menurut ulama yang akrab dipanggil Gus Ma’shum tersebut, suasana tersebut menunjukkan bahwa PBNU selalu mengedepankan adab dalam setiap pelaksanaan musyawarah.
Meski belakangan muncul dinamika dan polemik yang sempat menyita perhatian publik, dia menekankan bahwa ada tetap harus jadi tuntutan dalam setiap langkah.
”Alhamdulillah, suasana pembukaan Munas dan Konbes NU sangat hangat dan penuh keakraban. Para masyayikh, pengurus, dan peserta berbaur dalam semangat ukhuwah. Inilah wajah NU yang sesungguhnya, di mana adab selalu menjadi penuntun dalam bermusyawarah,” ujarnya.
Dalam Munas Alim Ulama dan Konbes NU, akan berlangsung sidang bahtsul masail dan komisi-komisi. Menurut Gus Ma’shum perbedaan pandangan wajar terjadi dalam organisasi besar seperti NU.
Namun, dia mengingatkan, tradisi pesantren mengajarkan setiap musyawarah harus dilandasi sikap saling menghormati, mengedepankan hikmah, dan mengutamakan kemaslahatan bersama.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
