
Menko Polkam Djamari Chaniago saat memberikan arahan kepada Forkopimda Jawa-Bali. Dia meingatkan para pejabat negara tak boleh korupsi. (Kemenko Polkam)
JawaPos.com - Dampak El Nino memiliki kerawanan yang tinggi. Pemerintah daerah (pemda) diminta waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kewaspadaan itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago. Dia meminta 6 daerah mewaspadai dampak El Nino. Semua daerah itu masuk kategori rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan tinggi kerawanan tinggi.
Yaitu, di Riau, Jambi, Sumatera Selatan (Sumsel), Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Kalimantan Selatan (Kalsel).
Berdasar data, keenam wilayah tersebut memiliki tingkat kerawanan tinggi karena karakteristik lahan gambut, luasnya kawasan hutan dan perkebunan, serta kondisi meteorologis yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran pada musim kemarau, terlebih saat El Nino terjadi.
”Kepada seluruh gubernur, pangdam, kapolda, kepala daerah, BPBD, dan pemangku kepentingan terkait, agar kesiapsiagaan ditingkatkan mulai saat ini melalui optimalisasi posko siaga, patroli terpadu, penguatan sistem deteksi dini, kesiapan personel dan peralatan, serta pelibatan dunia usaha dan masyarakat,” pesan Djamari dalam keterangan persnya yang diterima JawaPos.com pada Minggu (21/6).
Orang nomor satu di Kemenko Polkam itu menekankan pentingnya optimalisasi operasi udara dan peningkatan operasi pencegahan sebagai langkah utama menghadapi musim kemarau tahun ini. Sebab, El Nino akan memicu kemarau lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
”Presiden memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pengendalian karhutla, karena itu, saya minta seluruh jajaran terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi, dan tidak menunggu sampai kebakaran terjadi,” kata dia.
Dengan tingkat kerawanan yang sudah dia jelaskan, 6 daerah tersebut mendapat atensi dari Pemerintah Pusat. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali Desk Koordinasi Penanggulangan Karhutla yang bertujuan memperkuat konsolidasi nasional dan memperkuat sinergi lintas sektor.
Tidak hanya itu, pemerintah juga memastikan peningkatan kesiapsiagaan nasional menghadapi El Nino pada 2026 dan 2027. Kemudian memastikan kesiapan sumber daya nasional serta membangun komitmen bersama dalam pelaksanaan pengendalian karhutla.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
