
Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam pertemuan dengan 5 petinggi BUMN di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/3). (Istimewa)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 762,30 miliar untuk tahun anggaran 2027. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6).
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menjelaskan bahwa lembaganya memperoleh pagu indikatif tahun 2027 sebesar Rp 1,23 triliun. Angka tersebut mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan anggaran tahun sebelumnya.
"Pagu indikatif KPK tahun 2027 mengalami penurunan. Jadi kami langsung bahwa ada penurunan sebesar Rp 349 miliar atau 22 persen dibandingkan DIPA tahun anggaran 2026. Jadi pagu indikatifnya adalah Rp 1,23 triliun," kata Setyo dalam rapat bersama Komisi III DPR.
Menurut Setyo, anggaran yang tersedia akan digunakan untuk berbagai program, mulai dari dukungan manajemen hingga pelaksanaan tugas teknis yang berkaitan dengan pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi. Untuk program tersebut, KPK mengalokasikan dana sebesar Rp 9,3 miliar.
"Jika dibandingkan berdasarkan jenis belanja, yaitu sebesar Rp 1,31 miliar ini dialokasikan untuk belanja pegawai, sedangkan untuk belanja barang sebesar Rp 201,7 miliar," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Setyo juga menyampaikan permohonan tambahan anggaran sebesar Rp 762,30 miliar. Ia mengaitkan usulan tersebut dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan saat kegiatan konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul pada awal Juni 2026 lalu.
"Pimpinan dan anggota Komisi III yang kami hormati, tentu kami mencermati arahan Bapak Presiden pada saat pelaksanaan konsolidasi program Makan Bergizi Gratis tanggal 3 Juni di Sentul. Beliau memberikan sebuah statement 'berapa pun yang dibutuhkan'. Oleh karena itu, tentu berkaitan dengan pernyataan tersebut, ini akan relevan dengan permintaan yang kami usulkan, atau mengusulkan tambahan terhadap pagu 2027 sebesar Rp 762,30 miliar," ungkapnya.
Pernyataan tersebut memancing respons dari Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni yang memimpin jalannya rapat. Politikus Partai NasDem itu mengaku heran karena nilai tambahan anggaran yang diajukan KPK dinilai masih terlalu kecil.
"Pak Ketua, sebentar, sebelum lanjut. Jadi Bapak cuma ngajuin Rp 762 (miliar) nih ya?" tutur Sahroni.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Setyo menegaskan bahwa angka yang diajukan telah disesuaikan dengan kebutuhan riil lembaga antirasuah tersebut.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
