Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juni 2026 | 19.52 WIB

Kemenko Polkam Upayakan Jaga Stabilitas Keamanan Nasional di Tengah Dinamika dan Aksi Massa

ILUSTRASI: Demo Mahasiswa. (Dok JawaPos.com) - Image

ILUSTRASI: Demo Mahasiswa. (Dok JawaPos.com)

JawaPos.com - Pergerakan dinamika nasional pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan sejumlah kondisi lain menyita atensi dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam). Upaya menjaga stabilitas keamanan nasional terus dilakukan.

Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenko Polkam Brigjen TNI Honi Havana menyampaikan bahwa isu-isu kritis yang memicu dinamika sosial di masyarakat tidak pernah luput dari perhatian instansinya. Kemenko Polkam menyikam dengan seskama perkembangan dinamika nasional terkait isu-isu tersebut.

Kemenko Polkam memperhatikan dan menyimak dengan seksama perkembangan dinamika nasional termasuk isu-isu kritis yang berkembang di dalamnya,” kata dia saat dikonfirmasi oleh awak media pada Jumat (12/6).

Brigjen Honi memastikan, langkah-langkah koordinatif terus dilakukan oleh instansinya bersama kementerian dan lembaga lain dalam lingkup koordinasi Kemenko Polkam. Tujuannya demi memastikan stabilitas keamanan nasional tidak terganggu.

”Untuk memastikan stabilitas keamanan terjamin demi mendukung kelancaran aktivitas dan khususnya kegiatan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Honi juga memastikan, Kemenko Polkam menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat. Karena itu dilakukan upaya-upaya untuk menjamin aksi demo di Jakarta hari ini berjalan dengan aman, tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

Hala serupa disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Dia menyampaikan bahwa instansinya menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Pengamanan oleh ribuan personel dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas lainnya.

”Polda Metro Jaya menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya,” kata Budi kepada awak media.

Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu pun membeber data jumlah personel yang dikerahkan. Yakni sebanyak 3.651 personel dari pihak kepolisian dan 500 personel dari TNI. Mereka akan bertugas mengamankan jalannya aksi.

Kepada seluruh peserta aksi, Budi mengimbau agar penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib. Dia meminta massa tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, serta tetap menghormati pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lokasi aksi.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore