
PP GP Ansor lakukan penyegaran. Sejumlah tokoh muda NU resmi bergabung dalam kepengurusan baru. (Istimewa)
JawaPos.com - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) lakukan penyegaran kepengurusan. Hal itu sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat kapasitas organisasi dan memperluas kontribusi kader dalam menjawab berbagai tantangan kebangsaan.
Sejumlah tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki pengalaman di sektor pemerintahan, olahraga, dunia profesional, dan pemberdayaan masyarakat resmi bergabung dalam kepengurusan baru. Masuknya kader-kader muda tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas jejaring dan peran GP Ansor dalam berbagai sektor strategis nasional.
Beberapa nama yang masuk dalam kepengurusan baru antara lain Aminuddin Ma'ruf yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara, Muhammad Abdul Idris yang merupakan bagian dari jajaran Direksi Persiku Kudus, serta Agus Herlambang dan sejumlah kader muda lain yang selama ini aktif dalam berbagai bidang pengabdian.
Baca Juga:Prabowo: MBG, Cek Kesehatan Gratis, hingga Sekolah Rakyat adalah Investasi Masa Depan Bangsa
Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin mengatakan, penyegaran kepengurusan merupakan bagian dari ikhtiar organisasi untuk terus menghadirkan kader-kader terbaik dalam mengawal agenda besar GP Ansor dan Nahdlatul Ulama.
"Ansor harus terus menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Karena itu, kami memperkuat struktur organisasi dengan kader-kader yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak pengabdian di berbagai bidang. Mereka adalah energi baru yang akan memperkuat gerakan organisasi ke depan," ujar Addin.
Menurut dia, figur-figur yang bergabung dalam kepengurusan baru bukanlah sosok asing di lingkungan NU. Sebagian besar merupakan kader yang telah lama berproses dalam tradisi kaderisasi Nahdlatul Ulama dan memiliki pengalaman yang relevan untuk mendukung penguatan organisasi.
"Mereka adalah kader-kader yang telah teruji. Ada yang berkiprah di pemerintahan, dunia profesional, olahraga, hingga pemberdayaan masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa kader NU mampu mengambil peran strategis di berbagai sektor sekaligus tetap berkomitmen mengabdi melalui organisasi," kata Addin.
Addin menegaskan, GP Ansor saat ini tidak hanya dituntut menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, tetapi juga harus mampu merespons tantangan baru seperti transformasi digital, penguatan ekonomi umat, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan peran pemuda dalam pembangunan nasional.
Karena itu, lanjutnya, organisasi membutuhkan kombinasi antara kader yang kuat secara ideologis, matang secara organisatoris, dan memiliki kompetensi profesional yang dapat memperkuat tata kelola organisasi.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
