
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang. (Istimewa)
JawaPos.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyikapi pencopotan dan penetapan tersangka terhadap mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, serta dua mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), pada Rabu (3/6). ICW meminta aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Aparat penegak hukum harus menelusuri dugaan penyimpangan lain dalam proyek MBG. Pemeriksaan tidak boleh berhenti pada dugaan tindak pidana yang saat ini sedang diusut, tetapi juga potensi penyimpangan lain termasuk konflik kepentingan dalam penunjukan mitra dan pengadaan barang dan jasa," kata Kepala Divisi Advokasi ICW Egi Primayogha kepada wartawan, Kamis (4/6).
Ia pun menilai, penunjukan Nanik Sudaryati Deyang sebagai pengganti Kepala BGN tidak akan menyelesaikan masalah pengelolaan MBG. Ia menekankan, keputusan itu justru hanya semakin memperlihatkan langkah mengamankan kepentingan politik melalui kebijakan MBG.
"Mencopot Kepala BGN, terlebih lagi menggantinya dengan orang yang merupakan pendukung Prabowo dalam pilpres tidak akan menyelesaikan masalah MBG," tegasnya.
Sebab, permasalahan MBG tidak hanya mengenai tata kelola, melainkan kebijakan yang dijadikan alat politik untuk memperkuat atau memperluas dukungan kepada pemerintahan Prabowo-Gibran.
Karena itu, ia menekankan aparat penegak hukum harus menelusuri dugaan penyimpangan lain dalam proyek MBG. Ia berharap, pemeriksaan tidak berhenti pada dugaan tindak pidana yang saat ini sedang diusut, tetapi juga potensi penyimpangan lain termasuk konflik kepentingan dalam penunjukan mitra dan pengadaan barang dan jasa.
"Aparat penegak hukum harus menelusuri para pihak yang patut diduga terlibat dalam dugaan pelanggaran proyek MBG, tidak boleh hanya berhenti pada Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN," cetusnya.
Baca Juga:Jay Idzes Tak Bisa Main di FIFA Matchday! John Herdman Dukung Keputusan Kapten Timnas Indonesia
Ia turut mendesak pemerintah untuk membuka seluruh dokumen, kontrak, dan informasi terkait pelaksanaan proyek MBG kepada publik. Sebab, dokumen tersebut penting untuk dibuka sebagai langkah pengawasan publik dan memastikan tidak ada penyimpangan lainnya.
Bahkan, ICW juga meminta pemerintah untuk menghentikan program MBG yang dibarengi dengan pembubaran BGN. Hal itu penting agar anggaran MBG bisa dialokasikan terhadap kebijakan lain yang lebih bermanfaat bagi publik.
Di sisi lain, ia berharap penanganan kasus dugaan korupsi yang terjadi di internal BGN tidak terdapat intervensi.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
