Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Juni 2026 | 05.11 WIB

Korban Penipuan Hanania Travel Desak PPATK Usut Aliran Dana hingga ke Artis Endorse

Tim Kuasa Hukum korban Joddy Mulyasetya Putra bersama para korban travel umrah oleh Hanania Group di Jakarta Selatan, Senin (1/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Tim Kuasa Hukum korban Joddy Mulyasetya Putra bersama para korban travel umrah oleh Hanania Group di Jakarta Selatan, Senin (1/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kasus dugaan penggelapan dana umroh oleh Hanania Group (PT Khazanah Tamma Internasional) memasuki babak baru. Diperkirakan sebanyak 2.800 jemaah batal berangkat umroh dengan total kerugian fantastis hingga Rp 100 miliar.

Para korban mendesak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk segera mengusut tuntas aliran dana tersebut. Dugaan penyelewengan dana ini bahkan ikut menyeret nama sejumlah figur publik.

Pasalnya, sebelum kedoknya terbongkar, Hanania Travel gencar melakukan promosi masif dengan menggaet endorse artis papan atas dan selebgram untuk menarik minat calon jemaah.

Modus Dugaan Penggelapan Dana Hanania Travel Umroh

Aliran dana sebesar Rp 100 miliar tersebut diduga lenyap tak bersisa. Hal ini diperkuat oleh pengakuan dari pihak manajemen travel yang menyatakan bahwa kas perusahaan saat ini dalam kondisi kosong.

Korban sekaligus perwakilan jemaah, Anny Rofi, mendesak Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) dan aparat kepolisian menggandeng PPATK untuk melacak aliran dana serta aset perusahaan dan para pemegang saham.

"Tentu kita berharap pihak Kemenag bisa mengawal kasus ini bekerja sama dengan Polda dan PPATK untuk mengaudit perusahaan serta shareholder dan manajemen semua terkait untuk tahu sebenarnya aliran dana jemaah ini ke mana," ujarnya di Jakarta Selatan, Senin (1/6).

Anny menjelaskan, dalam mediasi bersama pihak Hanania Travel Umrah, manajemen mengakui bahwa cash flow perusahaan tidak mencapai Rp 100 miliar, sesuai taksiran kerugian korban.

"Karena senilai Rp 100 miliar ini, mohon maaf, rasanya itu nominal yang sangat besar, gitu. Sementara dari beberapa yang sudah kita coba upayakan, saldo atau cash flow di rekening PT dan sebagainya, dan diakui juga secara terbuka oleh Farhan bahwa uang itu sudah tidak ada," ungkap Anny.

Dugaan Aliran Dana Mengalir ke Endorse Artis

Banyak korban mengaku tergiur mendaftar karena citra mewah Hanania Travel yang kerap muncul di media sosial para figur publik. Selain mengantongi rekor MURI, strategi pemasaran mereka dinilai sangat meyakinkan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore