
Tim Kuasa Hukum korban Joddy Mulyasetya Putra bersama para korban travel umrah oleh Hanania Group di Jakarta Selatan, Senin (1/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kasus dugaan penggelapan dana umroh oleh Hanania Group (PT Khazanah Tamma Internasional) memasuki babak baru. Diperkirakan sebanyak 2.800 jemaah batal berangkat umroh dengan total kerugian fantastis hingga Rp 100 miliar.
Para korban mendesak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk segera mengusut tuntas aliran dana tersebut. Dugaan penyelewengan dana ini bahkan ikut menyeret nama sejumlah figur publik.
Pasalnya, sebelum kedoknya terbongkar, Hanania Travel gencar melakukan promosi masif dengan menggaet endorse artis papan atas dan selebgram untuk menarik minat calon jemaah.
Aliran dana sebesar Rp 100 miliar tersebut diduga lenyap tak bersisa. Hal ini diperkuat oleh pengakuan dari pihak manajemen travel yang menyatakan bahwa kas perusahaan saat ini dalam kondisi kosong.
Korban sekaligus perwakilan jemaah, Anny Rofi, mendesak Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) dan aparat kepolisian menggandeng PPATK untuk melacak aliran dana serta aset perusahaan dan para pemegang saham.
"Tentu kita berharap pihak Kemenag bisa mengawal kasus ini bekerja sama dengan Polda dan PPATK untuk mengaudit perusahaan serta shareholder dan manajemen semua terkait untuk tahu sebenarnya aliran dana jemaah ini ke mana," ujarnya di Jakarta Selatan, Senin (1/6).
Anny menjelaskan, dalam mediasi bersama pihak Hanania Travel Umrah, manajemen mengakui bahwa cash flow perusahaan tidak mencapai Rp 100 miliar, sesuai taksiran kerugian korban.
"Karena senilai Rp 100 miliar ini, mohon maaf, rasanya itu nominal yang sangat besar, gitu. Sementara dari beberapa yang sudah kita coba upayakan, saldo atau cash flow di rekening PT dan sebagainya, dan diakui juga secara terbuka oleh Farhan bahwa uang itu sudah tidak ada," ungkap Anny.
Banyak korban mengaku tergiur mendaftar karena citra mewah Hanania Travel yang kerap muncul di media sosial para figur publik. Selain mengantongi rekor MURI, strategi pemasaran mereka dinilai sangat meyakinkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022