
ILUSTRASI: Saat Prabowo Subianto menjabat Menteri Pertahanan bersama pejabat lama Ryamizard Ryacudu saat acara serah terima jabatan di gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu tutup usia dalam perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Minggu siang (31/5). Sebagai salah seorang purnawirawan TNI AD, rekam jejaknya dikenang oleh para prajurit. Dia adalah jenderal TNI yang membentuk satuan elite di tubuh Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).
Pada 2001, Ryamizard yang bertugas sebagai panglima Kostrad memutuskan untuk membentuk Batalyon Intai Tempur (Taipur). Tujuannya agar Kostrad memiliki satuan kecil namun berkualifikasi khusus. Pasukan Taipur Kostrad diambil dari satuan-satuan Kostrad lain, kemudian dilatih hingga memiliki kemampuan operasi di berbagai medan pertempuran.
Dalam keterangan resminya, TNI AD menyatakan bahwa kepergian Ryamizard merupakan kehilangan besar bagi TNI AD dan bangsa Indonesia. Mengingat sepanjang hidupnya, Ryamizard mendedikasikan diri untuk mengabdi kepada negara melalui berbagai penugasan strategis di lingkungan TNI dan pemerintahan dengan loyalitas, dedikasi, serta semangat pengabdian yang tinggi.
Ryamizard merupakan jenderal TNI yang lahir di Palembang pada 21 April 1950. Dia adalah putra dari seorang jenderal Angkatan Darat, Brigjen TNI Musannif Ryacudu. Ryamizard mewarisi semangat pengabdian ayahnya. Setelah lulus dari Akabri, Ryamizard menjalani berbagai penugasan sampai mendapat kepercayaan menduduki posisi nomor satu di TNI AD.
”Puncak pengabdiannya di lingkungan Angkatan Darat ditandai saat dirinya menerima amanah sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) periode 2002–2005. Di bawah kepemimpinannya, TNI AD terus memperkuat profesionalisme, disiplin, dan kesiapan satuan dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” bunyi keterangan resmi TNI AD dikutip pada Senin (1/6).
Setelah menyelesaikan pengabdian di lingkungan militer, Ryamizard kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban amanah sebagai menteri pertahanan (menhan) di era kepemimpinan Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Saat bertugas sebagai menhan, Ryamizard berperan aktif memperkuat sistem pertahanan negara dan mendorong peningkatan kapasitas pertahanan nasional.
Baca Juga:Lebih dari Sekadar Modal: Pemberdayaan yang Membantu Masyarakat Prasejahtera Menjauh dari Rentenir
”Bagi prajurit TNI AD, almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, berani, sederhana, dan memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan bangsa dan negara. Keteladanan, integritas, serta semangat pengabdiannya akan senantiasa menjadi inspirasi bagi generasi penerus prajurit Angkatan Darat,” tulis TNI AD.
Atas kepergiannya, TNI AD mendoakan Ryamizard mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala khilaf dan dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan. TNI AD memastikan jejak pengabdian Ryamizard akan selalu dikenang dalam sejarah Matra Darat dan perjalanan bangsa Indonesia.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
