Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Mei 2026 | 20.38 WIB

PLN Tegaskan Tidak Ada Lagi Pemadaman Listrik di Sumatera

Bareskrim Polri mengungkap hasil penyelidikan blackout Sumatera pada Jumat pekan lalu (22/5). Sejauh ini, polisi tidak menemukan adanya dugaan sabotase dalam pemadaman listrik di sebagian Sumatera tersebut. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Bareskrim Polri mengungkap hasil penyelidikan blackout Sumatera pada Jumat pekan lalu (22/5). Sejauh ini, polisi tidak menemukan adanya dugaan sabotase dalam pemadaman listrik di sebagian Sumatera tersebut. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Sempat terjadi blackout pada Jumat pekan lalu (22/5), PT PLN memastikan pasokan listrik untuk Sumatera sudah pulih total. Gangguan yang sempat terjadi sudah ditangani. PLN memastikan tidak terjadi lagi pemadaman. Sehingga masyarakat Sumatera tidak perlu cemas lagi.

Direktur Transmisi PLN Edwin Nugraha Putra menegaskan hal itu saat memberikan penjelasan kepada awak media dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Senin (25/5). Dia menyebut, saat ini seluruh transmisi sudah kembali terhubung.

”Insyaallah pada hari ini, pembangkit-pembangkit besar sudah masuk, seperti di Pangkalan Susu dan beberapa tempat lainnya sudah masuk. Insyaallah pada hari ini dan sore ini tidak ada terjadi lagi pemadaman di sistem Sumatera,” kata Edwin.

Kepada masyarakat Sumatera yang sempat terdampak pemadaman listrik, dia menyampaikan permohonan maaf. Khususnya kepada masyarakat di wilayah Sumatera Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatera Barat (Sumbar) yang terdampak langsung oleh pemadaman yang terjadi.

”Sekali lagi kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat, terutama di Sumatera Utara, dan memohon doanya semoga PLN dapat menyalurkan listrik dengan aman dan andal sepanjang masa,” ujarnya.

Menurut Edwin, sejak Minggu (24/5) pasokan listrik di Sumatera sejatinya sudah normal. Namun demikian, masih ada beberapa pembangkit dari PLTU yang belum menyala. Kondisi itu terjadi sampai pukul 18.00 WIB, namun PLN kembali memutus aliran listrik karena beban naik saat magrib.

”Terpaksa kami padamkan kembali, tetapi itu berlangsung dari jam 18.36 sampai jam 20.15, kurang lebih 2 jam kurang. Kemudian bisa kami normalkan kembali seiring demand yang semakin turun dan pembangkit kami mulai masuk,” jelas dia.

Sebelumnya diberitakan bahwa hasil penyelidikan polisi dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri sejauh ini menduga padamnya aliran listrik beberapa provinsi di Sumatera disebabkan oleh gangguan cuaca, bukan karena sabotase.

”Sampai dengan saat ini, bisa kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut,” ucap Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin.

Polisi sangat yakin blackout di Sumatera bukan karena sabotase karena anak buahnya sudah mengamankan barang bukti berupa kabel jaringan listrik yang bermasalah. Barang bukti itu diambil dari wilayah Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore