
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyambut kedatangan sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5). (Hanung Hambara/JawaPos).
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono secara tegas mengecam tindakan tentara Israep terhadap sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditangkap dan ditahan, saat menjadi relawan Global Sumud Flotilla (GSF). Sugiono tidak terima, sembilan WNI yang ditangkap Israel mendapat perlakuan keji dan penyiksaan, lantaran hendak melakukan aksi kemanusiaan di wilayah Gaza, Palestina.
Kecaman itu disampaikan Sugiono saat menyambut kepulangan sembilan WNI relawan GSF di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5).
"Indonesia kembali mengecam perlakuan yang dilakukan, perlakuan yang diberikan kepada saudara-saudara kita," kata Sugiono saat menyampaikan sambutan atas kepulangan sembilan WNI.
Kesembilan WNI yang tiba itu empat di antaranya merupakan jurnalis nasional yakni, Thoudy Badai dan Bambang Noroyono (Jurnalis Republika), Andre Prasetyo Nugrono (Jurnalis TV Tempo), Rahendro Herubowo (mantan jurnalis Inews), serta lima aktivis kemanusiaan Andi Angga, Herman Budiyanto Sudarsono, Ronggo Wirasono, Asad Aras Muhammad, dan Hendro Prasetyo.
Sugiono menegaskan, tindakan tentara Israel terhadap para relawan yang melakukan aksi kemanusiaan merupakan bentuk pelanggaran hukum internasional. Ia menekankan, seharusnya para aktivis kemanusiaan mendapat perlindungan
"Mereka adalah masyarakat sipil yang mengusahakan bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudaranya, saudara-saudara kita yang ada di Palestina," tuturnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra itu juga mengungkapkan, pihaknya secara tegas telah melontarkan kecaman atas kebiadaban Israel dihadapan Dewan Keamanan PBB pada 21 Mei 2026 lalu.
"Ini merupakan suatu tindakan yang tidak bisa diterima dan tidak boleh dibiarkan," tegasnya.
Relawan beberkan kekejian tentara Israel
Herman Budianto, salah satu relawan GSF menceritakan peristiwa yang dialaminya selama ditangkap dan ditahan oleh tentara Israel. Ia mengaku mendapat penyiksaan selama empat hari, dengan perlakuan yang sangat keji dari para tentara Israel.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
