
Pasukan Koops TNI Habema bersiap mengevakuasi 8 jenazah korban pembantaian OPM di wilayah Korowai, Yahukimo. (Kopps TNI Habema)
JawaPos.com - Panglima Komando Operasi (Koops) TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga turun langsung mengecek kesiapan pasukan untuk melaksanakan tugas evakuasi jenazah 8 korban Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Yahukimo. Dia meminta seluruh anak buahnya mengutamakan keselamatan saat menjangkau lokasi pembantaian pendulang emas di wilayah Korowai.
Mayjen Yudha menemui anak buahnya pada Jumat (22/5). Pihaknya menduga, 8 pendulang emas yang menjadi korban dibantai oleh kelompok separatis bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XVI Yahukimo. Pengecekan dilakukan oleh jenderal bintang dua TNI tersebut dengan mendatangi pos pasukan.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, perlengkapan, serta dukungan operasional yang akan digunakan dalam proses evakuasi korban di wilayah pedalaman Korowai. Dalam peninjauan tersebut, Mayjen Yudha melakukan pengecekan terhadap kondisi personel, kesiapan pos, alat komunikasi, serta materiil pendukung lainnya.
”Saya bangga atas kesiapan dan semangat seluruh personel. Jangan lengah, tetap laksanakan tugas secara profesional, terukur, dan utamakan faktor keamanan serta keselamatan dalam setiap pergerakan di lapangan,” pesannya.
Yudha menekankan agar anak buahnya mengutamakan profesionalisme, kewaspadaan, dan keselamatan selama pelaksanaan tugas. Dia mengakui, persiapan evakuasi jenazah 8 korban kekejaman OPM dilakukan melalui koordinasi intensif bersama satuan jajaran TNI, unsur pendukung penerbangan, serta personel gabungan yang akan diterjunkan ke lokasi kejadian.
Menurut dia, itu sangat penting karena kondisi geografis Korowai yang berada di wilayah pedalaman dengan akses terbatas. Selain itu, medan berat dan cuaca ekstrem juga menjadi tantangan bagi para prajurit. Dia pun menegaskan, proses evakuasi korban menjadi prioritas utama sebagai bentuk tanggung jawab negara atas jatuhnya korban akibat tindakan OPM.
”Kami memastikan seluruh personel dan alutsista pendukung berada dalam kondisi siap untuk melaksanakan evakuasi secara maksimal dengan tetap mempertimbangkan faktor keamanan, kondisi medan, dan keselamatan seluruh pihak di lapangan,” ujarnya.
Selain memastikan kesiapan evakuasi, personel gabungan TNI juga meningkatkan patroli dan pemantauan situasi di sejumlah titik rawan di wilayah Yahukimo guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat sekitar. Sampai saat ini, aparat masih melakukan pendalaman terkait kronologi kejadian dan proses identifikasi korban.
Sebelumnya berita memilukan datang dari Distrik Korowai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Koops TNI Habema melaporkan 8 orang penambang emas tewas di lokasi tersebut. Mereka diduga menjadi korban pembantaian oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XVI Yahukimo.
Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna menyampaikan bahwa untuk mengevakuasi jenazah para korban Koops TNI Habema mengerahkan para prajurit. Langkah itu dilakukan bersamaan dengan upaya pengejaran para pelaku pembantaian tersebut.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
