
Dua ruang kelas SMAN 7 Mataram ambruk.(IG/Infojabodetabeknews)
JawaPos.com – Atap bangunan yang menaungi dua ruang kelas di SMAN 7 Mataram ambruk pada Selasa (19/5) siang. Hal itu mengakibatkan empat siswa menjadi korban. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut dan para siswa hanya mengalami luka ringan hingga syok.
Peristiwa robohnya atap bangunan tua itu terjadi secara mendadak saat pelaksanaan salat Zuhur berjamaah berlangsung di lingkungan sekolah. Suara dentuman keras dari reruntuhan sempat mengejutkan warga sekolah.
Bangunan yang ambruk diketahui merupakan hasil swadaya masyarakat dan orang tua siswa yang telah berdiri sejak tahun 2006 atau sekitar 20 tahun lalu. Fasilitas tersebut digunakan sebagai dua ruang kelas dan satu perpustakaan.
Meski sempat dilakukan perbaikan pada bagian plafon pasca-gempa Lombok 2018, kondisi bangunan akhirnya runtuh tanpa adanya tanda-tanda kerusakan sebelumnya maupun cuaca ekstrem.
Kepala SMAN 7 Mataram Ridha Rosalina mengatakan, kondisi plafon bangunan masih terlihat normal sebelum kejadian.
“Pagi tadi saat jam pertama saya keliling, kondisi plafonnya baik dan tidak ada yang mencurigakan. Kejadiannya tiba-tiba terdengar suara keras, seperti truk dam sedang membongkar batu,” ujarnya seperti dikutip dari Lombok Post (Jawa Pos Grup), Rabu (20/5).
Saat kejadian, Rosalina mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Namun, empat siswa kelas 11A2 berada di ruangan tersebut untuk beristirahat.
Keempat siswa berhasil menyelamatkan diri dari reruntuhan bangunan dan hanya mengalami cedera ringan berupa lecet serta syok.
Semua korban langsung dievakuasi ke puskesmas yang berada di belakang sekolah untuk mendapatkan penanganan medis.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
