
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Menteri Perang AS Pete Hegseth di Pentagon pada Senin (13/4) waktu setempat. (Kemhan)
JawaPos.com - Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Jawa Barat (Jabar) akan menjadi pusat Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) Pesawat Angkut Berat C-130 Hercules di Asia. Hal itu terungkap dalam Rapat Kerja (Raker) Bersama antara Komisi I DPR dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI hari ini (19/5).
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa kesepakatan itu bermula dari tawaran yang disampaikan oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS). Mengingat sampai saat ini belum ada pusat MRO pesawat C-130 Hercules di ASEAN. Dengan meningkatnya hubungan kerja sama kedua negara, AS menawarkan kesempatan itu kepada Indonesia.
”Dia menawarkan, dan ini tidak ada di negara ASEAN, dia menawarkan bagaimana kalau pemeliharaan C-130 di seluruh Asia saya pusatkan di Indonesia atas biaya kami. Saya tidak bisa jawab langsung. Saya lapor Bapak Presiden, kasih (izin penggunaan Bandara Internasional) Kertajati. Kita sedang bekerja untuk itu,” ucap Sjafrie.
Meski Sjafrie tidak menyampaikan lebih lanjut berkaitan dengan hal itu, Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan bahwa saat ini kerja-kerja tersebut memang tengah dilaksanakan oleh Kemhan bersama instansi terkait lainnya.
”Terkait pernyataan Bapak Menhan tersebut, saat ini memang terdapat rencana untuk menyiapkan kawasan Bandara Kertajati sebagai salah satu pusat Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) pesawat C-130 Hercules di kawasan Asia,” ujarnya.
Rico mengungkapkan bahwa alasan pemilihan Bandara Internasional Kertajati mempertimbangkan ketersediaan lahan yang luas serta fasilitas pendukung penerbangan yang sudah memadai. Dia menyebut, pengembangannya dilakukan secara bertahap dan diarahkan untuk mendukung Indonesia sebagai hub pemeliharaan Hercules di kawasan.
”Sejalan dengan upaya penguatan kemandirian industri pertahanan dan dukungan logistik penerbangan strategis nasional,” tegasnya.
Baca Juga:Penetrasi Internet Indonesia Tembus 81,72 Persen, APJII Sebut jadi Kebutuhan Utama Masyarakat
Amerika Minta Masuk dan Melintas Indonesia, Menhan Lapor Presiden
Dalam yang sama, Sjafrie mengungkap cerita di balik pertemuannya dengan Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth di Pentagon pada pertengahan bulan lalu.
Mulanya Sjafrie tidak kenal secara pribadi dengan Hegseth. Perkenalan terjadi saat mereka bertemu dalam forum ASEAN Defense Ministers Meeting Plus (ADMM Plus) pada 2025. Mereka bertemu atas ajakan Hegseth untuk melakukan pertemuan bilateral empat mata.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
