
Wakil Rektor Universitas Paramadina Bidang Pengelolaan Sumber Daya, Handi Risza (Royyan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Universitas swasta mengalami penurunan jumlah pendaftar mahasiswa baru cukup signifikan dua tahun terakhir. Hal itu ditengarai karena universitas negeri membuka waktu pendaftaran yang cukup lama dengan berbagai jalur.
Hal itu diungkapkan Wakil Rektor Universitas Paramadina Bidang Pengelolaan Sumber Daya, Handi Risza. Ia menegaskan bahwa fenomena penurunan pendaftar mahasiswa baru tak hanya dialami Universitas Paramadina, tetapi juga hampir seluruh universitas swasta di Indonesia.
"Jadi memang kita harus akui penerimaan (mahasiswa baru universitas) negeri yang panjang ya dan tidak dibatasi itu dan dengan banyak skema, SNBP, SNBT, jalur mandiri, jalur internasional, prestasi, dan banyak sekalilah, gitu ya, itu sangat menggerus kita, terutama di swasta," ujarnya kepada JawaPos.com, Rabu (6/5).
"Mungkin rata-rata range (penurunan) antara 20 sampai 30% lah, gitu, dalam dua tahun terakhir," sambung Handi.
Panjangnya durasi waktu pendaftaran mahasiswa baru di universitas negeri menurutnya sangat mempengaruhi daya saing universitas swasta.
"Karena kan tentu daya tarik negeri itu kan tinggi sekali, dan semua orang ingin kuliah ke negeri, kan? Nah, tentu ini akan berikan dampak buat kita, gitu loh, bagi apa namanya, bagi kampus swasta," tegasnya.
Handi mengaku bersama Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) telah mengadukan hal ini kepada DPR dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) agar permasalahan tersebut bisa ditengahi.
APTIJI telah menyarankan agar batas waktu penerimaan mahasiswa baru di universitas negeri bisa dibatasi lebih dulu dengan kuota yang juga terbatas dari masing-masing jalur masuk.
"Ya akhirnya, kan kita, bisa lihat, ya, negeri itu mulai dibatasi penerimaannya, waktu penerimanya sampai bulan Juli kalau nggak salah, ya. Dan jumlahnya juga tidak boleh melebihi SNBP sepertinya, gitu ya," jelas Handi.
Di Universitas Paramadina sendiri, penerimaan mahasiswa baru tahun 2026/2027 baru mencapai 500 pendaftar. Ia menargetkan hingga September 2026, pendaftar mencapai 2000 calon mahasiswa.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
