Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 April 2026 | 00.49 WIB

MBG Dinilai Berjalan Efektif dan Akuntabel, Didorong Punya Payung Hukum Setingkat Undang-Undang

llustrasi sejumlah karyawan SPPG tengah menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Istimewa). - Image

llustrasi sejumlah karyawan SPPG tengah menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Istimewa).

JawaPos.com – Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) menilai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejauh ini berjalan efektif, kredibel, transparan, dan akuntabel.

Ketua Umum DPP APPMBGI, Abdul Rivai Ras, menegaskan pentingnya mendorong program MBG memiliki payung hukum yang kuat, khususnya melalui regulasi setingkat undang-undang. Langkah ini dinilai penting untuk menjamin keberlanjutan program dalam jangka panjang.

“APPMBGI hadir untuk menjamin keberlangsungan tata kelola MBG, tidak hanya dalam periode tertentu, tetapi sebagai program berkelanjutan,” kata Abdul Rivai di Jakarta, Minggu (26/4).

Menurutnya, keberadaan payung hukum yang kuat diperlukan agar program tetap berjalan konsisten di tengah dinamika kepemimpinan dan berbagai tantangan global.

Sebagai bentuk dukungan konkret, APPMBGI mengembangkan sistem MBG Command and Control Center. Sistem ini berfungsi untuk memantau, mengendalikan, serta melakukan supervisi terhadap operasional dapur dan rantai pasok MBG di seluruh Indonesia.

Melalui sistem tersebut, pemetaan wilayah yang mengalami kekurangan pasokan dapat dilakukan secara lebih akurat. Selain itu, distribusi logistik juga dapat dipastikan berjalan efektif, terutama di daerah tertinggal yang memiliki keterbatasan akses pasar dan infrastruktur.

APPMBGI juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog, guna mendukung distribusi cadangan pangan nasional. Melalui jaringan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), asosiasi turut membantu menutup kesenjangan rantai pasok di lapangan.

Dalam ekosistem MBG, APPMBGI berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha, pemasok, investor, dan pengelola dapur. Upaya ini sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, termasuk pelaku UMKM dan pasar tradisional.

Meski demikian, Abdul Rivai mengingatkan pemanfaatan pasar lokal perlu diimbangi dengan sistem logistik yang kuat agar tidak mengganggu stabilitas harga dan pasokan.

Selain itu, APPMBGI juga mendorong penguatan infrastruktur pendukung, seperti gudang penyimpanan dan cold storage, terutama di wilayah dengan keterbatasan fasilitas.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore