
llustrasi sejumlah karyawan SPPG tengah menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Istimewa).
JawaPos.com – Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) menilai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejauh ini berjalan efektif, kredibel, transparan, dan akuntabel.
Ketua Umum DPP APPMBGI, Abdul Rivai Ras, menegaskan pentingnya mendorong program MBG memiliki payung hukum yang kuat, khususnya melalui regulasi setingkat undang-undang. Langkah ini dinilai penting untuk menjamin keberlanjutan program dalam jangka panjang.
“APPMBGI hadir untuk menjamin keberlangsungan tata kelola MBG, tidak hanya dalam periode tertentu, tetapi sebagai program berkelanjutan,” kata Abdul Rivai di Jakarta, Minggu (26/4).
Baca Juga:Penembakan di Acara Elite, Donald Trump Sebut Serangan Tak Akan Hentikan Langkahnya dari Perang Iran
Menurutnya, keberadaan payung hukum yang kuat diperlukan agar program tetap berjalan konsisten di tengah dinamika kepemimpinan dan berbagai tantangan global.
Sebagai bentuk dukungan konkret, APPMBGI mengembangkan sistem MBG Command and Control Center. Sistem ini berfungsi untuk memantau, mengendalikan, serta melakukan supervisi terhadap operasional dapur dan rantai pasok MBG di seluruh Indonesia.
Melalui sistem tersebut, pemetaan wilayah yang mengalami kekurangan pasokan dapat dilakukan secara lebih akurat. Selain itu, distribusi logistik juga dapat dipastikan berjalan efektif, terutama di daerah tertinggal yang memiliki keterbatasan akses pasar dan infrastruktur.
APPMBGI juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog, guna mendukung distribusi cadangan pangan nasional. Melalui jaringan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), asosiasi turut membantu menutup kesenjangan rantai pasok di lapangan.
Dalam ekosistem MBG, APPMBGI berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha, pemasok, investor, dan pengelola dapur. Upaya ini sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, termasuk pelaku UMKM dan pasar tradisional.
Meski demikian, Abdul Rivai mengingatkan pemanfaatan pasar lokal perlu diimbangi dengan sistem logistik yang kuat agar tidak mengganggu stabilitas harga dan pasokan.
Selain itu, APPMBGI juga mendorong penguatan infrastruktur pendukung, seperti gudang penyimpanan dan cold storage, terutama di wilayah dengan keterbatasan fasilitas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
