
Ilustrasi AI. (Geralt/Pixabay)
JawaPos.com – SMA Kolese Gonzaga menggelar Gonzaga Reflective Learning Experiences Exhibitions (G-Reflex) pada 7–10 April 2026. Acara ini merupakan puncak ujian praktik siswa kelas 12 yang menekankan riset ilmiah dan penguatan human intelligence di tengah perkembangan teknologi artificial intelligence (AI).
Kegiatan ini menjadi forum presentasi karya ilmiah siswa yang mengangkat berbagai topik, mulai dari STEAM, Internet of Things (IoT), sains, hingga sosial. Sebanyak 89 kelompok siswa mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan guru penguji, akademisi, orang tua, serta pelajar dari sekolah lain yang diundang.
Kepala SMA Kolese Gonzaga, Pater Eduard C. Ratu Dopo dalam keterangan tertulisnya mengatakan, G-Reflex merupakan bagian dari tradisi ilmiah sekolah yang menempatkan refleksi dan pembelajaran bermakna sebagai inti pendidikan berbasis Paradigma Pedagogi Ignasian.
Eduard menegaskan, acara ini mengedepankan kemampuan berpikir kritis dan integritas akademik dalam menghasilkan karya ilmiah. “Di tengah godaan penggunaan artificial intelligence, siswa tetap didorong mengasah human intelligence agar memahami ilmu secara integral dan bermakna,” katanya.
Selain presentasi, Eduard melanjutkan, acara ini juga menghadirkan pameran karya ilmiah dalam bentuk poster infografis, roda ilmu pengetahuan, business model canvas, serta prototype penelitian STEAM yang dipamerkan di area sekolah.
“Siswa belajar bukan hanya untuk sekolah atau ijazah, tetapi untuk hidup yang lebih bermakna dalam semangat Ad Maiorem Dei Gloriam (Demi Kemuliaan Allah yang Lebih Besar, red),” ujarnya. Hal ini sejalan dengan pepatah Latin Vita Sine Litteris Mors Est yang berarti hidup tanpa bacaan adalah mati.
"Siswa dilatih menghubungkan berbagai bidang ilmu, menyusun jurnal ilmiah, serta mempresentasikan gagasan secara terbuka kepada publik. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pembelajaran reflektif yang menekankan integrasi ilmu, karakter, dan kepedulian sosial," sambungnya.
Eduard berharap acara ini dapat memperkuat budaya riset di tingkat sekolah menengah serta menjadi contoh praktik pendidikan yang mampu menyeimbangkan pemanfaatan teknologi dengan pengembangan kemampuan berpikir manusia secara utuh.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
