
Kepala Pusat Komcad Bacadnas Kemhan Brigjen TNI Hengki Yuda Setiawan memberikan keterangan kepada awak media terkait dengan pembentukan Komcad ASN di Jakarta pada Rabu (8/4). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) terus berprogres. Senin pekan depan (13/4), Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan (Kemhan) akan melepas 2.000 ASN untuk menjalani pelatihan Komcad di beberapa lembaga pendidikan (lemdik) TNI dan Kemhan.
Kepala Pusat Komcad Bacadnas Kemhan Brigjen TNI Hengki Yuda Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat (Jakpus). Rencananya, ribuan ASN tersebut akan dilepas secara langsung oleh Kepala Bacadnas Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema ke 6 lemdik.
”Tanggal 13 April (2026) ini, tepatnya di Monas,kami akan kumpulkan kurang lebih 2.00 ASN yang akan mengikuti program Komcad untuk kami berangkatkan ke lemdik-lemdik, ada 6 lemdik,” terang Brigjen Hengki kepada awak media di Jakarta pada Rabu (8/4).
Jenderal bintang satu TNI AD itu pun menjelaskan beberapa lemdik yang sudah ditunjuk oleh Kemhan. Yakni Rindam Jaya, Pasmar 1 Cilandak, Wingdik 500 Lanud TNI AU Atang Sendjaja, Pusdikkes Kramat Jati, Puskom Bela Negara, dan Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma. Di lemdik-lemdik tersebut, ribuan ASN bakal digembleng selama satu setengah bulan.
”Untuk pendidikannya kurang lebih satu setengah bulan, bahkan nanti bisa berkurang sesuai dengan dinamika, karena satu bulan maupun satu setengah bulan itu kami siapkan sudah cukup bagi ASN untuk bisa menjadi seorang Komcad,” ujarnya.
Selain untuk membentuk Komcad, pelatihan tersebut dilakukan guna menumbuhkan empati, simpati, nilai bela negara yang tinggi, dan wawasan kebangsaan serta cinta tanah air. Atas partisipasi ribuan ASN untuk bergabung menjadi Komcad, Bacadnas Kemhan turut memberi apresiasi. Mengingat, program tersebut bersifat sukarela, bukan paksaan apalagi wajib militer.
”Komcad bukan wajib militer. Komcad adalah ketika teman-teman ASN kembali kepada profesinya, Komcad hanya sebagai seorang ASN merupakan birokrasi yang memiliki kemampuan militer dasar yang siap untuk digerakkan atau dimobilisasi ketika negara membutuhkan,” terang dia.
Sebelum dilepas untuk memulai pelatihan pekan depan, ribuan ASN tersebut sudah melalui beberapa tahapan. Termasuk pendaftaran dan serangkaian pemeriksaan yang dilakukan secara ketat. Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah usia harus 18-35 tahun. Tidak boleh kurang atau lebih.
”Tahap sekarang itu, kami sudah melaksanakan pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan administrasi sudah kami lakukan 2 minggu yang lalu sebelum lebaran kami sudah lakukan. Kemudian dimulai tanggal 3 sampai nanti tanggal 9 kami melaksanakan pemeriksaan kesehatan. Ini sedang berlangsung,” imbuhnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
