
Ilustrasi jalur one way. (Istimewa)
JawaPos.com - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyatakan bahwa pihaknya akan menerapkan one way lokal tahap III sebelum melakukan one way nasional. Rencananya rekayasa lalu lintas itu dimulai dari Kilometer 390 Jalan Tol Trans Jawa di wilayah Kendal, Jawa Tengah (Jateng).
Sejauh ini, Agus menyatakan bahwa one way lokal tahap I dan tahap II sudah cukup efektif memperlancar arus kendaraan dari wilayah timur Jawa menuju Jakarta dan sekitarnya. Rekayasa lalu lintas yang dimulai dari Kilometer 263-Kilometer 70 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) itu masih berlaku.
”Jadi, (tadi) malam agak landai dan hari ini hasil koordinasi dengan stakeholder, kami akan mencoba memberlakukan one way lokal tahap 3 sebelum nanti menuju one way nasional arus balik tahap kedua,” kata Agus.
One Way lokal tahap III akan dilakukan dari Kilometer 390 di wilayah Kendal sampai Kilometer 70 di Jalan Tol Japek. Tujuannya agar kendaraan dari arah Jawa Timur (Jatim), Jawa Tengah (Jateng), Solo Raya, dan Jogjakarta tidak tersendat di tengah perjalanan.
”Kami juga akan mempertimbangkan warga yang akan menuju ke arah timur juga. Ini semuanya penting, tetapi kami akan mengambil prioritas. Jadi, prioritasnya adalah dua arah balik yang kami tunggu hari ini atau sampai besok pagi,” imbuhnya.
Jenderal bintang dua Polri itu mengungkapkan bahwa sejauh ini belum tampak bangkitan volume kendaraan yang signifikan. Baik pada ruas A maupun ruas B menuju Jakarta. Korlantas Polri juga tidak mendapati terjadinya penumpukan kendaraan.
”Maka dari itu alternatif yang kedua setelah one way lokal tahap II, kemungkinan akan kami tarik lagi bertahap manajemen rekayasanya bertahap ke Kilometer 390 kami tarik nanti ke Kilometer 70,” imbuhnya.
Setelah itu, Korlantas Polri akan terus mengikuti perkembangan arus sampai malam hari. Jika muncul bangkitan arus, bukan tidak mungkin dilakukan one way nasional mulai Kilometer 414 di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang. Semua skenario itu sudah disiapkan.
Berdasar data, sampai saat ini kurang lebih masih ada 22 persen pemudik yang belum balik. Untuk itu, Agus memprediksi bangkita ruas mulai terlihat sore nanti. Namun demikian, dia memastikan bukan hanya pemudik dari Jalan Trans Jawa yang mendapat atensi.
”Yang dari Jawa Barat yang kurang lebih 33 persen sampai 35 persen yang kemarin, sisa hari ini masih cukup lumayan, kami kelola dengan baik dengan menggunakan Japek II Selatan fungsional yang cukup strategis untuk memecah arus yang dari Jawa Barat menuju ke Cikampek,” ujarnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
