
Ilustrasi contraflow bantu urai kepadatan di ruas tol Cikampek. (Istimewa)
JawaPos.com - Korlantas Polri memastikan bahwa puncak arus mudik yang terjadi sejak Rabu (18/3) telah berakhir pada Kamis (19/3). Berdasar catatan, sebanyak 270 ribu kendaraan menggunakan jalan tol saat puncak arus mudik terjadi. Sejumlah rekayasa lalu lintas seperti one way menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan yang sempat terjadi.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan hal itu kepada awak media. Dalam keterangan resmi yang dikutip pada Jumat (20/3), Agus menyampaikan bahwa one way nasional berhasil memastikan arus lalu lintas tetap terkendali meski terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan selama puncak arus balik.
”Data pada Kamis, jumlah kendaraan pada puncak arus (mudik) mencapai sekitar 270 ribu kendaraan. Angka itu meningkat sekitar 4,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan catatan 258 ribu kendaraan,” terang Agus.
Baca Juga:Pasar di Gaza Ramai Jelang Lebaran, Tapi Warga Tak Punya Uang: “Datang Hanya untuk Melihat”
Untuk memastikan ratusan ribu kendaraan itu dapat melintas dengan lancar, Korlantas Polri bersama instansi terkait lainnya melakukan sejumlah langkah. Diantaranya melakukan contra flow dari Kilometer 36-Kilometer 70. Kemudian one way nasional dari Kilometer 70-Kilometer 414 di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah (Jateng).
”Jalan Tol Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) sempat ditutup sementara selama kurang lebih satu setengah jam guna mendukung penerapan contra flow,” terang Agus.
Setelah rekayasa lalu lintas contra flow selesai dilakukan, jalur tersebut kembali dibuka dan arus lalu lintas berangsur lancar. Dia pun kembali menyinggung soal angka kecelakaan lalu lintas selam Operasi Ketupat 2026 yang tercatat mengalami penurunan signifikan sebesar 2,8 persen. Sementara itu, angka fatalitas korban meninggal dunia turun signifikan hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
”Kami sampaikan bahwa peristiwa kecelakaan juga turun 2,8 persen per hari ini (Kamis 19 Maret 2026). Tetapi, fatalitas korban yang meninggal dunia itu turun 40 persen. Jadi, masih bagus dan semoga sampai akhir Operasi Ketupat masih bisa kita pertahankan,” harapnya.
Setelah puncak arus mudik terlalu, kini Korlantas Polri dan instansi terkait lain tinggal menunggu pemudik yang memilih pulang kampung saat malam takbir dan setelah pelaksanaan Shalat Idul Fitri. Juga pemudik yang akan bepergian untuk mengisi libur lebaran di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Khususya ke destinasi wisata yang sudah dipetakan oleh petugas kepolisian.
”Dan kami mengharapkan untuk rekan-rekan pemudik agar memang harus hati-hati, harus sabar. Puncak arus sudah kita lalui, tinggal sekian persen nanti kami tunggu untuk kami amankan,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
