
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati, dan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Provinsi Riau pada Selasa (17/3). (Istimewa)
JawaPos.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Provinsi Riau pada Selasa (17/3). Pembangunan ini merupakan bagian dari implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk memperkuat akses masyarakat, khususnya di wilayah dengan hambatan geografis.
Kapolri menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah yang sebelumnya harus menghadapi risiko menyeberangi sungai atau menempuh jarak yang jauh untuk mencapai sekolah.
Di Provinsi Riau, tercatat ada 110 jembatan yang direncanakan. Sebanyak 27 jembatan telah selesai dan diresmikan, sementara 83 lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Baca Juga:Pramono Anung Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Rano Karno Bareng KH Ma'ruf Amin di Balai Kota
“Saat ini ada sekitar 411 jembatan yang dibangun di berbagai wilayah, dan Polda Riau termasuk yang paling banyak,” kata Jenderal Listyo Sigit.
Ia berharap, kehadiran jembatan ini dapat memberikan manfaat nyata, mulai dari mempermudah akses pendidikan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kelancaran distribusi dan mobilitas.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati, menyampaikan apresiasi atas langkah Polri yang dinilai mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat. Menurutnya, meskipun pembangunan infrastruktur bukan tugas utama kepolisian, langkah ini menunjukkan kepekaan terhadap persoalan nyata di lapangan.
“Ini bentuk kerja nyata. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan aktivitas ekonomi di desa,” ujar Siti Hediati, yang akrab disapa Titiek Soeharto.
Kegiatan peresmian juga diisi dengan dialog interaktif antara Kapolri, Ketua Komisi IV DPR RI, Menteri Kehutanan, serta masyarakat dan pelajar di sejumlah wilayah di Riau. Dialog dilakukan secara luring di lokasi acara dan daring yang terhubung dengan Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, dan Kepulauan Meranti.
Melalui dialog tersebut, masyarakat dan siswa menyampaikan pengalaman mereka sebelum dan sesudah adanya jembatan, termasuk tantangan dalam akses pendidikan dan transportasi, serta harapan ke depan. Interaksi ini menjadi ruang komunikasi dua arah yang memperkuat kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui semangat Presisi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
