
Pelepasan Mudik Gratis Bareng Pertamina 2026 di Taman Mini Indonesia Indah oleh jajaran Direksi PT Pertamina, Minggu (15/3) pagi WIB. (Edy Pramana/JawaPos.com)
JawaPos.com - PT Pertamina (Persero) kembali menggelar program Mudik Bareng Pertamina 2026 dengan memberangkatkan ribuan peserta menuju berbagai daerah di Pulau Jawa pada Minggu (15/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Program mudik gratis tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Pertamina untuk mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman dan nyaman selama periode Lebaran. Selain itu, inisiatif ini juga diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, yang kerap menjadi pilihan masyarakat saat mudik namun memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi.
Dalam program tersebut, ribuan pemudik diberangkatkan secara bersamaan menggunakan armada bus yang akan menuju 23 kota tujuan di Pulau Jawa. Dengan memanfaatkan transportasi massal, para peserta diharapkan dapat melakukan perjalanan dengan lebih efisien, sekaligus menekan konsumsi bahan bakar.
Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menyampaikan bahwa program Mudik Bareng Pertamina bukan sekadar memberikan fasilitas transportasi gratis, tetapi juga membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Baca Juga:Pertamina Bagikan 7.000 Paket Sekolah untuk Pelajar di Tiga Provinsi, Berisi Tas Baru hingga Tumbler
Menurutnya, perjalanan bersama dengan moda transportasi massal dapat meningkatkan efisiensi sekaligus memberikan tingkat keselamatan yang lebih baik dibandingkan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. “Mudik dengan transportasi bersama membuat perjalanan lebih aman, nyaman, dan tentu saja lebih hemat penggunaan bahan bakar,” ujarnya.
Baron menambahkan bahwa program tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong efisiensi energi di tengah dinamika kondisi energi global. Dengan semakin banyak masyarakat yang menggunakan transportasi bersama, jumlah kendaraan pribadi di jalan raya dapat berkurang sehingga membantu menekan konsumsi BBM sekaligus mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik.
Tidak hanya menyediakan armada transportasi, Pertamina juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan Mudik Bareng Pertamina berlangsung secara tertib dan terorganisasi. Setiap peserta mendapatkan berbagai fasilitas pendukung guna memastikan perjalanan menuju kampung halaman berjalan dengan lancar.
Jajaran Direksi PT Pertamina berfoto bersama usai melepas ribuan peserta Mudik Gratis Bareng Pertamina 2026, Minggu (15/3) pagi WIB. (Edy Pramana/JawaPos.com)
Adapun keberangkatan para pemudik dipusatkan di kawasan Plaza Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Dari lokasi tersebut, para peserta diberangkatkan menuju berbagai kota tujuan seperti Tasikmalaya, Garut, Cirebon, Purwokerto, Banyumas, Kebumen, Wonosobo, Purworejo, Brebes, Tegal, Pemalang, Cilacap, Pekalongan, Kendal, Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Wonogiri, Surabaya, Malang, Ngawi, Madiun, hingga Banyuwangi.
Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program ini. Seluruh armada bus yang digunakan telah menjalani pemeriksaan kelayakan operasional guna memastikan perjalanan para peserta berlangsung dengan aman dan nyaman hingga tiba di tujuan.
“Kami memastikan setiap kendaraan yang digunakan sudah melalui proses pengecekan menyeluruh agar perjalanan para pemudik dapat berjalan lancar serta meminimalkan potensi kendala di perjalanan,” tambah Oki.
Program Mudik Bareng Pertamina sendiri menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pada momentum Ramadan dan Idulfitri. Melalui kegiatan ini, Pertamina berharap masyarakat dapat merasakan perjalanan mudik yang lebih tertata, aman, dan efisien.
Hal sama juga disampaikan oleh Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita. Menurutnya, lebih dari 4.400 peserta mudik bareng Pertamina menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
"Mudik Bareng Pertamina Menggunakan armada bus sebanyak 132 menuju 23 destinasi. Untuk kembali sekitar 28 Maret 2026, ada sekitar lebih dari 800 orang dan menggunakan sekitar 25 bus. Total ada 157 bus yang digunakan dan kita kerja sama dengan DAMRI.
