
Ilustrasi KPK. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Kali ini, KPK mengamankan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.
Informasi terkait kabar tangkap tangan itu dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. "Benar, Cilacap," kata Fitroh dikonfirmasi, Jumat (13/3).
OTT yang menyasar Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman ini merupakan yang ketiga kali digelar KPK selama bulan suci Ramadhan.
Sebelumnya KPK menangkap dan menersangkakan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, pada Selasa (3/3). Juga Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, pada Senin (9/3).
Baik, Fadia dan Fikri Thobari keduanya telah berstatus tersangka. Fadia dijerat atas dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa melalui PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) yang mengarah pada konflik kepentingan.
Semetara, kasus yang menjerat Fikri Thobari diduga berkaitan dengan dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
