
Tangkapan layar Prakirawan BMKG Ranika Asti menyampaikan informasi cuaca yang dipantau melalui kanal YouTube BMKG di Jakarta, Rabu (21/1). (Tri Meilani Ameliya/Antara)
JawaPos.com - Indonesia bersiap menghadapi cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja merilis peringatan bahwa musim kemarau tahun 2026 akan tiba lebih awal dari biasanya.
Fenomena ini dipicu oleh berakhirnya fase La Nina Lemah pada Februari lalu. Saat ini, kondisi iklim telah bergeser ke fase Netral dan diprediksi berpotensi menuju El Nino pada pertengahan tahun ini.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengungkapkan, pemantauan anomali iklim di Samudera Pasifik menunjukkan indeks ENSO berada di angka -0,28. Kondisi netral ini diperkirakan bertahan hingga Juni 2026.
Namun, masyarakat diminta waspada mulai semester kedua. Ada peluang sebesar 50-60% munculnya El Nino kategori Lemah-Moderat yang bisa membuat udara terasa lebih gerah dan curah hujan berkurang drastis.
"Sementara itu, kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) diprediksi tetap stabil pada fase Netral sepanjang tahun," ujar Faisal dalam Konferensi Pers Prakiraan Awal Musim Kemarau 2026 di Gedung Multi-Hazard Early Warning System, Jakarta, Rabu (4/3).
Daftar Wilayah yang Masuk Kemarau Mulai April
Perubahan arah angin dari Monsun Asia ke Monsun Australia menjadi sinyal kuat dimulainya masa kering. BMKG mencatat 114 Zona Musim (ZOM) akan mulai kering pada April 2026.
Wilayah yang terdampak awal meliputi:
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan merinci bahwa 184 ZOM akan menyusul di bulan Mei, dan 163 ZOM pada Juni. Hampir separuh wilayah Indonesia mengalami kemarau yang "maju" dari jadwal biasanya.
"Wilayah yang diprediksi mengalami awal kemarau lebih maju meliputi sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan dan timur, sebagian besar Sulawesi, Maluku, hingga sebagian wilayah Papua," terangnya.
Puncak Kemarau Agustus 2026: Lebih Kering dan Lebih Lama
Jangan kaget jika bulan Agustus nanti terasa sangat menyengat. BMKG memprediksi puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus 2026, mencakup 61,4% wilayah Indonesia.
Sifat kemarau tahun ini juga diproyeksikan Bawah Normal, artinya akan jauh lebih kering dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sekitar 57,2% wilayah Indonesia bahkan akan merasakan durasi kemarau yang lebih panjang.
"Dengan kondisi ini, durasi musim kemarau di 57,2% wilayah Indonesia diprediksi lebih panjang dari normalnya," tambah Faisal.
Langkah Antisipasi: Hemat Air dan Cegah Karhutla

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
