
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei. (Office of the Iranian Supreme Leader/West Asia News Agency/Reuters).
JawaPos.com – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Dino Patti Djalal, mempertanyakan sikap Indonesia terhadap Iran, khususnya Pemimpin Tertingginya, Ali Khamenei.
Sorotan itu muncul setelah Pemerintah Indonesia tidak menyampaikan ucapan dukacita atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan rudal yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel di Teheran, Iran.
Sikap politik luar negeri Indonesia yang selama ini menganut prinsip bebas aktif pun dipertanyakan.
Melalui unggahan di akun media sosial X pada Rabu (4/3), Dino menilai ketiadaan pernyataan resmi belasungkawa tersebut sebagai sesuatu yang tidak lazim.
“Ketika Ayatollah Khamenei tewas terbunuh, Pemerintah Indonesia tidak menyatakan ucapan belasungkawa, sebagaimana lazimnya kalau pemimpin negara sahabat meninggal,” tulis Dino.
Ia pun mempertanyakan apakah hal itu terjadi karena kelalaian atau memang disengaja. Karena itu, ia mempertanyakan apakah Indonesia masih menganut prinsip politik luar negeri bebas aktif.
“Kelupaan atau sengaja? Kalau sengaja, yang kita takutkan apa? Apakah yakin kita masih bebas aktif?” ujarnya.
Menurut Dino, sikap yang terkesan dingin tersebut bisa berdampak pada persepsi Iran terhadap Indonesia.
Ia menilai, hal itu mungkin menjadi salah satu alasan Menteri Luar Negeri Iran menolak secara halus tawaran mediasi dari Indonesia.
“Karena merasakan sikap dingin kita terhadap kematian pemimpinnya, tidak heran Menlu Iran menolak dengan halus tawaran mediasi Indonesia. Mungkin mereka menyangsikan motivasi Indonesia,” tuturnya.
Dino juga mengingatkan, selama bertahun-tahun Iran merupakan negara sahabat Indonesia.
Kedua negara sama-sama tergabung dalam berbagai organisasi internasional seperti Gerakan Non-Blok, OKI, D8, G77, dan BRICS.
Meski memiliki perbedaan pandangan, sistem politik, dan ideologi, lanjut Dino, hubungan Indonesia dan Iran tidak pernah diwarnai konflik terbuka.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
