Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Polri)
JawaPos.com - Untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat selama arus mudik dan balik nanti, Polri telah menyiapkan Operasi Ketupat 2026. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa operasi tersebut merupakan operasi kemanusiaan.
Meski Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan oleh Polri dengan mengerahkan jajaran Korlantas Polri, Jenderal Sigit menyampaikan bahwa tugas mengawal arus mudik dan balik akan dilaksanakan bersama dengan seluruh instansi terkait. Sebab, tugas itu menjadi salah satu agenda prioritas.
”Sebentar lagi kita semua juga akan melaksanakan kegiatan operasi kemanusiaan, Operasi Ketupat 2026, dimana kita akan menghadapi arus mudik. Dan tentunya itu menjadi PR kita bersama, PR seluruh institusi dan biasanya juga menjadi salah satu agenda yang menjadi prioritas,” kata Jenderal Sigit pada Rabu malam (26/2).
Mudik, lanjut dia, merupakan tradisi tahunan masyarakat Indonesia. Sehingga negara wajib mengawal dan memberikan jaminan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perjalanan mudik dan balik. Untuk itu, dilaksanakan operasi khusus oleh Polri.
”Karena di satu sisi, ini adalah tradisi mudik yang setiap tahun diselenggarakan oleh bangsa kita. Mungkin di negara lain tidak ada atau jarang. Tapi, Indonesia menjadi tradisi. Di situ pula tentunya kita harus memberikan kepastian kepada masyarakat agar mudik dengan aman, nyaman, dan tentunya menjadi kebahagiaan tersendiri,” jelasnya.
Di sisi lain, Sigit menyampaikan bahwa mudik harus bisa mendorong perputaran uang dari pusat ke daerah. Dia berharap hal itu akan menimbulkan multiplier effect bagi masyarakat di desa. Karena itu, dia menekankan kembali bahwa pelaksanaan mudik yang baik menjadi PR bersama semua instansi terkait.
”Tentunya menjadi PR kita bersama untuk bisa menyelenggarakan mudik ini dengan sebaik-baiknya,” ucap dia.
Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memastikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan semua aspek untuk melaksanakan operasi tersebut. Baik infrastruktur jalan, rekayasa lalu lintas, jalur penghubung antar pulau, serta tempat istirahat untuk pemudik.
”Operasi Ketupat 2026 nanti diperkirakan tanggal 13 sampai 26. Tapi, nanti akan diumumkan oleh Mabes Polri,” kata dia kepada awak media di Jakarta pada Kamis (26/2).
Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 turut menyesuaikan dengan kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Termasuk kebijakan Work From Anywhere atau WFA. Kemudian pembatasan operasional kendaraan besar atau angkutan barang di jalan tol dan jalur arteri.
”Kebijakan dari pemerintah tentang work from anywhere, terus sumbu tiga dilarang melintasi tol dan arteri. Itu sudah disiapkan semuanya,” terang Agus.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
