Tim SAR gabungan temukan serpihan kapal wisata KM Putri Sakinah yang mengalami kecelakaan di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Sabtu (27/12). (Humas Polres Manggarai Barat/Antara)
JawaPos.com - Pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dihentikan pada Jumat (9/1). Keputusan itu diambil oleh Tim SAR Gabungan setelah melakukan evaluasi pasca operasi SAR hari ini berakhir sore tadi. Tercatat seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol belum ditemukan.
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyampaikan bahwa operasi SAR korban tenggelamnya KM Putri Sakinah dihentikan pada pukul 15.00 WITA. Menurut Edi, Tim SAR Gabungan sudah bekerja kerja mencari para korban yang dinyatakan hilang sejak kapal wisata itu mengalami insiden pada Jumat malam, 26 Desember 2025.
”Saya menyampaikan banyak terima kasih atas jasa dan kerja Tim SAR Gabungan dalam pencarian korban KM Putri Sakinah, tentu pencarian korban tidaklah mudah dan harus berhadapan dengan gelombang serta arus di pulau-pulau Labuan Bajo,” kata dia melalui keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media.
Setelah lebih kurang 2 pekan operasi SAR berlangsung, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 3 di antara 4 korban hilang. Ketiga korban hilang tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Identifikasi para korban dilakukan oleh Tim DVI Polda NTT. Edi menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya para korban.
”Untuk keluarga korban saya atas nama pribadi dari hati yang paling dalam turut berduka cita atas kejadian ini,” kata Edi.
Dalam keterangan yang sama, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Fathur Rahman yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC) menyampaikan bahwa Tim SAR Gabungan sudah bekerja keras selama 15 hari. Operasi SAR dilaksanakan terus menerus dengan perpanjangan masa pencaria sebanyak 2 kali.
”Tim SAR Gabungan telah berjibaku selama 15 Hari berturut-turut untuk melaksanakan operasi SAR, perluasan area pencarian, penambahan peralatan sonar, penambahan tim penyisiran, penyelam, dan alut telah dikerahkan secara maksimal,” jelasnya.
Namun demikian, sampai hari ke-15, Tim SAR Gabungan belum menemukan 1 korban hilang. Meski begitu, jika di kemudian hari ada tanda-tanda atau informasi yang menunjukkan temuan korban hilang tersebut, Tim SAR akan langsung bergerak. Bahkan operasi SAR dapat dilakukan kembali bersama instansi terkait lainnya.
”Terima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah bersinergi dalam 1 tujuan kemanusiaan,” tandasnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
