
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menerima audiensi para pekerja seni dan pelaku industri kreatif di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (5/1). (istimewa)
JawaPos.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menerima audiensi para pekerja seni dan pelaku industri kreatif di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (5/1). Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera.
Audiensi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penanganan bencana secara cepat, terkoordinasi, serta berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. Penanganan bencana juga didorong untuk mengedepankan prinsip gotong royong, transparansi, dan akuntabilitas.
Dalam arahannya, Wapres Gibran menegaskan bahwa penyaluran bantuan harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia mendorong agar bantuan lebih diutamakan dalam bentuk barang atau kebutuhan langsung sesuai kondisi di lapangan.
Menurut Gibran, pendekatan tersebut penting agar bantuan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat serta meminimalkan hambatan dalam proses distribusi.
Kepedulian tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif kemanusiaan, mulai dari penggalangan dana, konser amal “100 Musisi Heal Sumatera”, hingga donasi dari hasil pendapatan film Timur.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para seniman dan budayawan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia yang telah melakukan aksi kemanusiaan membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana di Sumatera,” kata Gibran dalam keterangan tertulis.
Dalam audiensi itu, para pelaku industri kreatif juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi kepada publik terkait penanganan bencana agar masyarakat mengetahui langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah.
“Jadi banyak hal-hal baik yang sebenarnya saya juga terkaget tadi, Pak Wapres tadi cerita, ternyata programnya banyak yang sudah berjalan, cuma mungkin yang nyampe ke kita nggak banyak ya informasinya,” ujar dr. Tompi.
“Jadi kami kasih masukan, tolong disiarkan supaya tahu, jangan nanti kita pikir, ini negara nggak apa-apa ini, ternyata udah banyak yang dikerjain, nggak diam aja,” sambungnya.
Audiensi tersebut juga membahas keberlanjutan bantuan, termasuk rencana pengiriman bantuan jangka menengah, dukungan layanan kesehatan, serta program-program sosial yang direncanakan berlangsung hingga bulan Ramadan.
Selain dr. Tompi, audiensi ini turut dihadiri sejumlah pekerja seni dan pelaku industri kreatif lainnya, antara lain Melaney Ricardo, Iko Uwais, Raffi Ahmad, serta para pemain film Timur yang aktif terlibat dalam berbagai aksi kemanusiaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
