
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan pemerintah tidak menetapkan status bencana nasional. (istimewa)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan pemerintah tidak menetapkan status bencana nasional atas rangkaian bencana yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menegaskan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kemampuan negara dalam menangani dampak bencana secara menyeluruh.
“Jadi saudara-saudara masih ada yang mempersoalkan kenapa tidak bencana nasional ya, masalahnya adalah kita punya 38 provinsi. Masalah ini berdampak di tiga provinsi, masih ada 35 provinsi lain,” kata Prabowo saat meninjau lokasi terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1).
Menurutnya, penetapan status bencana nasional tidak bisa dilepaskan dari skala dan cakupan wilayah terdampak. Prabowo menekankan bahwa bencana yang terjadi saat ini tidak melanda seluruh wilayah Indonesia.
Ia menilai, selama negara masih memiliki kapasitas untuk menangani bencana di wilayah terdampak, penetapan status bencana nasional belum diperlukan.
“Jadi kalau sementara kita tiga provinsi ini kita sebagai bangsa, sebagai negara kita mampu menghadapi ya kita tidak perlu menyatakan bencana nasional,” tegas Prabowo.
Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan berarti pemerintah menganggap remeh situasi yang dihadapi masyarakat di daerah terdampak.
“Tetapi tidak berarti kita tidak memandang ini sebagai hal yang sangat serius,” ucapnya.
Kepala Negara menunjukkan keseriusan pemerintah melalui kehadiran langsung jajaran kabinet di lokasi bencana. Ia menyebutkan banyak menteri yang turun ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
“Nyatanya dari seluruh kabinet hari ini ada berapa menteri di sini? Iya kan,” ujar Prabowo.
Ia menegaskan, keterlibatan langsung pejabat tinggi negara menjadi bukti komitmen pemerintah. Prabowo merinci sebagian besar menteri Kabinet Merah Putih saat ini berada di wilayah terdampak bencana.
“Dua sedang di Aceh Utara, 10 menteri sedang di Aceh sekarang,” ungkapnya.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa masih ada menteri lain yang bertugas di wilayah berbeda. “Ada berapa menteri lagi yang sedang di tempat lain coba,” beber Prabowo.
Prabowo menyatakan, pemerintah juga harus membagi perhatian karena persoalan tidak hanya terjadi di Sumatera. Karena itu, Prabowo memastikan komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak bencana secara maksimal.
“Jadi saudara-saudara kita memandang sangat serius dan kita akan habis-habisan untuk membantu ya,” pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
