
Eks Ketua KPK Abraham Samad. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)
JawaPos.com - Pernyataan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron, yang menyebut pejuang tidak akan meninggalkan gelanggang sampai meraih kemenangan, menuai kritik. Salah satunya datang dari mantan Ketua KPK Abraham Samad.
Samad tidak mengomentari panjang pernyataan Ghufron. Menurutnya, saat KPK sudah tak lagi seperti dulu. Oleh karena itu, setiap pegawai yang keluar pasti memiliki alasan kuat.
"Jabatan tanpa kehormatan. Itulah yang terjadi di KPK saat ini," tulis Samad dalam akun twitternya @AbrSamad, Sabtu (26/9).
Baca juga: Febri Diansyah Mengundurkan Diri Sebagai Pegawai KPK
JawaPos.com telah menghubungi Samad untuk meminta penjelasan terkait pernyataan yang dimaksudnya. Namun, sampai berita ini diterbitkan, Samad belum memberikam respon.
Sebelumnya, Nurul Ghufron menyampaikan terimakasih kepada para mantan pegawai KPK yang memutuskan mengundurkan diri. Dia menghormati apapun keputusan yang dibuat oleh masing-masing orang.
Kendati demikian, Ghufron menilai KPK bukan tempat bersantai bagi para pejuang anti korupsi. "Kami sangat hormat dan berbangga kepada mereka yg bertahan didalam KPK bersama kami kini dengan segala kekurangan KPK saat ini," ucapnya, Sabtu (26/9).
"Pejuang itu tak akan meninggalkan gelanggang sebelum kemenangan diraih walau kancah perjuangan anti korupsi kini berubah seperti apapun," tambahnya.
Ghufron menyampaikan apresiasi kepada para pegawai yang memutuskan tetap berjuang di KPK. Menurutnya, perubahan di dalam tubuh KPK sesuai yang tidak dapat dihindarkan. Sehingga bukan alasan menjadi berhenti berjuang.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=tFa2wBiSHgU

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
