
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyaksikan Jaksa Agung ST Burhanuddin (kiri) menyerahkan secara simbolis kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kedua kiri) saat penyerahan uang pengganti kerugian negara hasil korupsi minyak kelapa sawit (CPO) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (20/10/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto merasa bangga atas hasil kerja keras Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang membantu pemulihan keuangan negara.
Sebab, selama bertugas Satgas PKH telah mampu memulihkan keuangan negara senilai lebih dari Rp 6,6 triliun.
“Saudara-saudara sekalian, hari ini adalah suatu kehormatan bagi saya dan juga kebahagiaan saya diundang untuk menyaksikan penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara dan penagihan denda administratif sebesar Rp 6,6 triliun lebih, sebagai hasil kerja keras dari Satgas Penertiban Kawasan Hutan yang telah saya bentuk pada tanggal 21 Januari 2025 dengan Peraturan Presiden Nomor 5," kata Presiden Prabowo di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Rabu (24/12).
Selain pemulihan keuangan negara, Prabowo mengungkapkan Satgas PKH juga berhasil menguasai kembali kawasan hutan dalam skala besar.
“Saudara-saudara sekalian, juga tadi dilaporkan Satgas berhasil menguasai kembali 4 juta hektare lebih kawasan hutan yang tidak tertib, yang melanggar undang-undang, melanggar peraturan, melanggar ketentuan," ucap Prabowo.
Prabowo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kementerian dan lembaga yang terlibat dalam kerja Satgas PKH.
“Saya sampaikan terima kasih saya, penghargaan saya sebesar-besarnya kepada semua pihak dari semua K/L yang telah mendukung kegiatan daripada Satgas PKH ini," ujar Prabowo.
“Terutama juga kepada Satgas PKH itu sendiri yang terdiri dari unsur Kejaksaan Agung, unsur Kepolisian Negara Republik Indonesia, unsur Tentara Nasional Indonesia, unsur Kementerian Kehutanan, Lingkungan Hidup, BPKP, dan lembaga-lembaga lain," sambungnya.
Prabowo memahami, kerja Satgas PKH dilakukan di medan yang tidak mudah dan membutuhkan ketelitian tinggi. Mereka harus melakukan pengecekan lahan yang medannya sulit.
“Saya berterima kasih atas nama negara, atas nama negara bangsa dan rakyat Indonesia. Saudara-saudara telah bekerja keras dengan sangat sulit di medan-medan yang sulit. Harus verifikasi, mengecek 4 juta hektare tidak sedikit luas lahan," tuturnya.
Menurut Prabowo, dalam menjalankan tugasnya Satgas PKH juga menghadapi berbagai bentuk perlawanan dari pihak-pihak yang dirugikan. Bahkan, kerja kerja keras tersebut dilakukan jauh dari sorotan publik dan media.
“Ini di tempat yang jauh, tidak terlihat oleh media, tidak terlihat oleh kamera, tidak terlihat oleh influencer-influencer, vlogger-vlogger dan sebagainya. Tapi saudara bekerja terus tanpa ragu-ragu karena kesetiaan saudara-saudara kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena cinta saudara kepada bangsa dan tanah air kita," urainya.
Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa capaian tersebut baru merupakan awal dari upaya besar memulihkan kerugian negara. Sebab, ia menduga menyimpangan yang terjadi sudah berjalan lama.
“Saudara-saudara sekalian, saya kira ini bisa dikatakan baru ujung dari kerugian bangsa dan negara kita. Baru ujung. Penyimpangan seperti ini sudah berjalan belasan tahun, bahkan puluhan tahun. Ini yang saya sebut dilakukan oleh mereka-mereka yang menganut filosofi dan paham serakah nomics," pungkasnya.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
