
Demo buruh di Surabaya. Massa gotong keranda hingga cosplay tikus berdasi, Kamis (28/8). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com-Gelombang protes buruh siap mengepung kantor gubernur di seluruh Indonesia mulai Selasa (23/12). Buruh mendesak para pimpinan daerah menetapkan kenaikan upah minimum provinsi 2026 menggunakan indeks tertentu (alpha) 0,9.
Tuntutan ini muncul sebagai reaksi atas ketidakpastian angka kenaikan upah yang saat ini tengah digodok di tingkat provinsi. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menegaskan bahwa angka alpha 0,9 adalah harga mati untuk menjaga daya beli pekerja.
Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan, aksi massa akan berlangsung mulai 23 hingga 30 Desember 2025. Target utamanya adalah seluruh kantor gubernur di 38 provinsi.
Langkah ini diambil untuk mengawal rekomendasi bupati dan wali kota yang mayoritas sudah menyetujui penggunaan indeks alpha 0,9. Said Iqbal memperingatkan para gubernur agar tidak mengutak-atik angka yang sudah diusulkan daerah.
"Kami meminta para gubernur tidak mengubah keputusan bupati dan wali kota yang sudah menetapkan kenaikan upah minimum dengan indeks alpha 0,9. Angka-angka yang sudah diputuskan menunjukkan kenaikan di atas 6,5 persen, dan itu wajar serta masuk akal," tegas Said Iqbal.
Beberapa daerah tercatat sudah menetapkan angka kenaikan yang cukup signifikan jika menggunakan indeks tersebut. Sebagai gambaran, berikut adalah daftar kenaikan di beberapa kabupaten:
- Kabupaten Bekasi: Naik 6,89 persen menjadi Rp 5.938.885.
- Kabupaten Pasuruan: Naik 7,33 persen menjadi Rp 5.298.553.
- Kabupaten Serang: Naik 6,61 persen menjadi Rp 5.178.521,19.
Kenaikan ini dinilai jauh lebih manusiawi dibandingkan rata-rata kenaikan upah tahun lalu yang berada di bawah angka 6,5 persen.
Khusus untuk DKI Jakarta, situasi masih memanas karena belum adanya kesepakatan hingga Senin (22/12) malam. Terdapat tiga usul angka yang berbeda di meja Dewan Pengupahan.
Apindo mengusulkan alpha 0,55 sehingga menjadi UMP Rp 5.675.585. sementara Pemda DKI Jakarta mengusulkan alpha 0,75 sehingga menjadi UMP Rp 5.729.876. Sedangkan buruh menuntut 100 persen KHL sehingga menjadi UMP Rp 5.898.511.
Said Iqbal menekankan bahwa buruh di Jakarta tidak akan mundur dari tuntutan Kebutuhan Hidup Layak (KHL).
"Untuk DKI Jakarta, posisi buruh jelas. Upah minimum harus 100 persen KHL, atau sekurang-kurangnya menggunakan alpha 0,9 dengan kenaikan sekitar 6,9 persen. Jangan paksa buruh hidup di bawah kebutuhan riil," ujar Said Iqbal.
Aksi di kantor Gubernur ini hanyalah permulaan. KSPI dan Partai Buruh telah menyiapkan skenario aksi lanjutan di tingkat nasional, termasuk menyasar Istana Negara dan Gedung DPR RI.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
