Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen Fadil Imran memberangkatkan ratusan personel dan berbagai peralatan untuk membantu korban terdampak bencana di Sumatera. (Polri)
JawaPos.com-Untuk membantu penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), Polri kembali memberangkatkan ratusan personel dari Jakarta. Tidak hanya itu, sejumlah peralatan seperti ambulans dan perahu amfibi juga diberangkatkan pada Selasa malam (16/12).
Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen Fadil Imran melepas secara langsung ratusan personel dan peralatan itu dari Dermaga 106, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Menurut Fadil, pengiriman personel dan peralatan itu adalah bagian dari pelaksanaan Operasi Aman Nusa II.
”Polri hadir di lokasi bencana bukan sekadar simbolik. Kami benar-benar datang untuk membantu dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat di lapangan,” kata dia kepada awak media.
Perwira tinggi Polri dengan tiga kembang di pundak itu menyampaikan bahwa ratusan personel yang dikirim terdiri atas 226 personel Brimob, 2 perwira pendamping, 4 pengemudi ambulans, serta 5 personel Korps Polairud.
Selain itu, Polri juga mengirimkan 75 unit kendaraan yang meliputi ambulans, kendaraan logistik, dapur lapangan, motor trail, hingga perahu amfibi atau swamp boat.
Sementara itu, bantuan logistik yang dikirimkan oleh Polri dalam kesempatan tersebut adalah tenda pengungsian, genset, sistem pengolahan air bersih (water treatment system), dan bahan pangan siap saji.
Tim kesehatan dari Pusdokkes Polri juga turut diberangkatkan untuk membantu pemulihan korban terdampak bencana di 3 provinsi.
Diakui oleh Fadil, pengiriman ratusan personel dan peralatan tambahan itu merupakan penebalan kekuatan Polri yang sebelumnya sudah tergelar di wilayah terdampak bencana dengan jumlah total mencapai 10.999 personel.
Baik di Aceh, Sumut, maupun Sumbar. Dia memastikan, ratusan personel tambahan tersebut juga akan bersinergi dengan TNI, BNPB, Basarnas, dan petugas lainnya.
”Ini bukan operasi satu malam. Polri akan terus mengawal upaya pemulihan secara berkelanjutan hingga masyarakat dapat bangkit kembali,” kata dia.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memperbarui data korban bencana di Sumatera pada Selasa sore. Secara keseluruhan, jumlah korban jiwa sampai hari ini mencapai angka 1.053 jiwa. Selain itu, sebanyak 200 korban masih dinyatakan hilang dan terus dicari oleh Tim SAR Gabungan di 3 provinsi. (*)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
